Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alat Vital Pria Gemuk Terlihat Mengecil, Begini Cara Mengatasinya Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma Genetik, Ini Faktor yang Menentukan Ukuran Alat Vital Pria

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:27:00 WIB
Bukan Cuma Genetik, Ini Faktor yang Menentukan Ukuran Alat Vital Pria
Dokter mengungkapkan ukuran penis setiap pria dapat berbeda dan dipengaruhi sejumlah faktor biologis, bukan hanya genetik. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Panjang alat vital pria kerap dikaitkan dengan kejantanan dan performa seksual. Padahal, ukuran penis setiap pria dapat berbeda dan dipengaruhi sejumlah faktor biologis, bukan hanya genetik.

Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr Jefry Tribowo, mengungkap beberapa faktor yang berperan dalam menentukan panjang penis pria. Penjelasan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Menurut dr Jefry, salah satu faktor yang memengaruhi panjang penis adalah ras atau latar belakang etnis. Variasi biologis antarpopulasi dapat membuat ukuran organ reproduksi pria berbeda-beda.

“Ada beberapa hal yang sebetulnya dia menentukan panjang penis pada seorang pria. Sebagai contoh, itu adalah faktor ras. Jadi ya, ada ras-ras tertentu yang dia panjang penisnya memang sudah terlihat panjang,” ujar dr Jefry, dikutip Kamis (20/8/2026).

Selain ras, faktor keturunan atau genetik juga memiliki peran dalam perkembangan fisik seseorang. Karakteristik biologis yang diwariskan dari orang tua dapat memengaruhi pertumbuhan organ reproduksi.

“Di samping ras, juga ada faktor lain yang menentukan panjang penis, salah satunya itu adalah keturunan. Alias bagaimana sih genetik kita. Pada orang-orang ya, yang dia fungsi genetiknya bagus tuh dari orang tua, biasanya dia panjang penisnya akan lebih sehat,” katanya.

Namun, faktor genetik bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. dr Jefry menyebut kondisi kesehatan tubuh, termasuk berat badan, juga dapat berkaitan dengan perkembangan penis, terutama ketika seseorang mengalami obesitas sejak masa kanak-kanak hingga dewasa.

“Lalu juga panjang penis itu ditentukan oleh bagaimana sih kesehatan tubuh kita. Khususnya ya, hati-hati kalau misalnya kita mengidap kondisi kegemukan alias obesitas sejak kita masih kecil hingga dewasa,” ujar dr Jefry.

Dia menjelaskan, masa pubertas merupakan periode penting dalam pertumbuhan penis. Pada fase tersebut, perubahan hormon berperan dalam perkembangan karakteristik seksual pria.

“Karena gini, kita harus paham, pemanjangan penis paling cepat itu terjadi ketika kita menginjakkan usia puber. Tetapi kalau misalnya saat usia puber tubuh kita itu sangat gemuk, obesitas parah, maka yang terjadi hormon testosteronnya ini seringkali rendah. Alhasil, panjang penisnya tidak dapat berkembang,” ujarnya.

Dengan demikian, panjang alat vital pria dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari faktor genetik dan biologis hingga kondisi kesehatan selama masa pertumbuhan. Sebab itu, ukuran penis sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya tolok ukur kesehatan maupun kejantanan seorang pria.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut