Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahaya Styrofoam Dipakai Bungkus Makanan, Zat Kimia Bisa Lepas saat Kena Panas dan Lemak
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Langsung Bikin Kanker, Ini Perlu Diwaspadai dari Styrofoam Makanan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:17:00 WIB
Bukan Langsung Bikin Kanker, Ini Perlu Diwaspadai dari Styrofoam Makanan
Penggunaan Styrofoam sebagai pembungkus makanan berpotensi membuat zat kimia dari material tersebut berpindah ke makanan dalam kondisi tertentu. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Selain persoalan paparan zat kimia, Bang Sap juga menyoroti dampak Styrofoam terhadap lingkungan. Dia menyebut material tersebut memiliki kode plastik nomor enam dan sulit didaur ulang.

“Masalah kedua, kode styrofoam itu di angka enam, jenis plastik yang paling susah didaur ulang. Jadi setelah sekali pakai, dia nyaris selalu berakhir jadi sampah yang nggak terurai atau pecah jadi mikroplastik,” ungkap Bang Sap.

Karena itu, dia mengingatkan masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan Styrofoam, terutama untuk makanan yang masih panas, berminyak, atau memiliki tingkat keasaman tinggi.

Sebagai alternatif, masyarakat dapat menggunakan wadah yang dapat digunakan berulang kali, seperti kaca atau stainless steel. Sementara untuk kebutuhan kemasan sekali pakai, bahan seperti daun dan kertas dapat menjadi pilihan.

Bang Sap juga melihat perubahan kemasan sebagai peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk menawarkan pilihan yang lebih ramah lingkungan.

“Dan buat kamu yang punya usaha makanan, ini justru peluang, lho. Ganti kemasan yang lebih aman itu nggak harus mahal. Daun pisang malah nambah aroma, kertas kraft buat nasi kotak, atau besek bambu yang bikin kesan lebih premium. Konsumen sekarang malah lebih suka yang begini,” ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut