Cara Deteksi Osteoporosis di Usia Muda, Lengkap dengan Pencegahannya
Menjadi pertanyaan sekarang, apa penyebab osteoporosis yang harus diwaspadai? Berikut penjelasannya.
Kurangnya asupan kalsium dan vitamin D
Kedua nutrisi ini penting untuk menjaga kekuatan tulang.
Kurangnya aktivitas fisik
Gaya hidup yang minim gerak dapat mempercepat kehilangan massa tulang.
Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
Kebiasaan ini berdampak negatif pada metabolisme tulang.
Faktor genetik
Riwayat keluarga dengan osteoporosis meningkatkan risiko individu.
Penggunaan obat-obatan tertentu
Obat seperti kortikosteroid jangka panjang dapat melemahkan tulang.
Pencegahan osteopororsis dapat dimulai dengan langkah-langkah berikut:
Konsumsi Makanan Bergizi
Disarankan agar perbanyak konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, ikan, dan sayuran hijau.
Berolahraga secara Teratur
Aktivitas seperti jalan kaki, yoga, atau latihan kekuatan sangat baik untuk tulang.
Hindari Kebiasaan Buruk
Kebiasaan buruk itu yaitu berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol.
Pemeriksaan Bone Mineral Densitometry (BMD)
Ini adalah mengukur kepadatan tulang untuk mendeteksi dini risiko osteoporosis. BMD diklaim sebagai salah satu cara terbaik mencegah patah tulang akibat osteoporosis.
Pemeriksaan Bone Mineral Densitometry (BMD) di Bethsaida Hospital Gading Serpong menghadirkan teknologi terkini untuk mendiagnosa kesehatan tulang melalui Alat BMD seri terbaru.