Covid-19 Belum Reda, India Diserang Infeksi Mucormycosis dari Efek Pengobatan Jangka Panjang

Muhammad Sukardi · Sabtu, 15 Mei 2021 - 19:00:00 WIB
Covid-19 Belum Reda, India Diserang Infeksi Mucormycosis dari Efek Pengobatan Jangka Panjang
Covid-19 di India. (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Situasi pandemi Covid-19 di India menjadi semakin rumit karena serangan infeksi baru yang disebut dengan mucormycosis atau 'jamur hitam'. Infeksi jamur ini diketahui banyak menyerang pasien Covid-19 yang mengonsumsi obat steroid. 

Dari beberapa informasi, infeksi ini terjadi sebagai bentuk efek jangka panjang dari pengobatan yang kuat pada pasien Covid-19 kondisi parah. Tergolong penyakit langka, infeksi jamur hitam bisa berakibat fatal dalam beberapa kasus. 

Mucormycosis merupakan infeksi dari kelompok jamur mucormycetes. Jamur hitam ini banyak ditemukan di lingkungan alami, terutama di tanah. Meskipun jarang terjadi, tapi kasus ini telah ada selama beberapa dekade, tapi hanya berdampak pada mereka yang memiliki kondisi kesehatan dan sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah akibat penggunaan steroid. 

Laporan Quartz India menjelaskan bahwa infeksi jamur hitam meningkat di India karena banyak pasien Covid-19 di negara tersebut yang menerima obat steroid seperti deksametason, terutama di antara penderita diabetes. 

"Tidak semua orang mengalami infeksi jamur hitam, tapi penggunaan terapi steroid yang tidak terkendali dan tidak diawasi seringkali dapat memperburuk keadaan bahkan bagi pasien yang tidak berisiko," kata laporan tersebut. 

Meskipun belum diklarifikasi sebagai wabah baru di tengah tsunami Covid-19 di India, Dewan Riset Medis India, organisasi penelitian utama pemerintah, telah merilis serangkaian pedoman untuk mengenali dan mengobati mucormycosis atau infeksi jamur hitam. 

Editor : Dyah Ayu Pamela