Dijamin Kulit Glowing, Jangan Konsumsi Gula Berlebihan & Makanan Pedas
JAKARTA, iNews.id - Pola makan sangat memengaruhi kesehatan tubuh, tak terkecuali kesehatan kulit. Penyebab masalah kulit seperti jerawat misalnya, juga bisa disebabkan oleh makanan, selain dari polusi dan debu yang menyumbat pori-pori.
Sebab, ada makanan-makanan yang merangsang pertumbuhan jerawat atau membuat kulit Anda bermasalah karena kandungan tertentu. Tak hanya itu, kadang kala masalah kulit juga timbul karena reaksi alergi terhadap makanan tertentu.
Nah, makanan-makanan seperti apa yang menyebabkan masalah pada kulit, seperti jerawat dan tanda-tanda penuaan? Yuk, simak informasi lengkapnya seperti dirangkum iNews.id dari Self, Senin (3/10/2018).
Gula
Gula memang sangat penting dalam konsumsi harian Anda. Sebab, gula merupakan sumber energi dan bahan bakar bagi tubuh. Namun, mengonsumsi gula berlebihan dan terlalu banyak makan yang manis-manis dapat menyebabkan aliran glukosa ke dalam aliran darah Anda menghasilkan proses yang dikenal sebagai glycation.
Glycation ini terjadi ketika gula melekat pada protein dan membentuk molekul-molekul yang menumpuk di kulit saat usia Anda bertambah. Timbunan molekul inilah yang menyebabkan kolagen atau elastin kulit menurun dan menyebabkan kulit mudah kendur, serta keriput.
Susu
Minum susu sangat baik bagi kesehatan dan demi memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Tapi tahukah Anda jika beberapa ahli peneliti telah menemukan bahwa susu bisa menjadi penyebab jerawat? Hal ini karena umumnya, dalam susu mengandung androgen yang menyebabkan kulit berminyak, serta berjerawat.
Makanan Pedas
Bagi mereka yang menderita rosacea atau suatu kondisi yang mana menyebabkan benjolan kemerahan di kulit, konsumsi makanan pedas dapat menyebabkan kemerahan. Beberapa orang yang berkulit cerah juga jarang memiliki efek yang sama setelah konsumsi makanan pedas. Namun jika Anda tak memiliki efek kulit kemerahan atau masalah kulit lainnya setelah konsumsi makanan pedas, artinya makanan tersebut bukanlah pantangan bagi kulit Anda.
Editor: Tuty Ocktaviany