Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Reisa Ungkap Dexamethasone Bukan Penangkal Covid-19, Ini Manfaat Sebenarnya

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:26:00 WIB
Dokter Reisa Ungkap Dexamethasone Bukan Penangkal Covid-19, Ini Manfaat Sebenarnya
Dokter Reisa ungkap Dexamethasone bukan penangkal Covid-19. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

Penggunaan Dexamethasone Khusus untuk Kasus Berat

Terkait dengan rekomendasi WHO, obat Dexamethasone lebih dianjurkan untuk pasien yang terkonfirmasi dengan sakit berat, kritis, membutuhkan ventilator dan bantuan pernapasan.

Adapun rekomendasi tersebut juga mengingat bahwa obat tersebut dapat mengurangi risiko kematian hingga 20-30 persen.

"Obat ini dianjurkan karena akan mengurangi jumlah kematian sebesar 20 sampai 30 persen dari kasus-kasus tersebut," kata Dokter Reisa.

Kemudian, hal yang harus dipahami bahwa obat tersebut tidak memiliki dampak atau bukan terapi untuk kasus-kasus konfirmasi yang sakit ringan atau tanpa gejala.

Selanjutnya, seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa pemakaian obat-obat steroid untuk Covid-19 hanya dibolehkan dalam pengawasan ahli, para dokter, dan dilakukan di sarana dengan fasilitas yang memadai, tentunya yang siap untuk menangani efek samping yang dapat terjadi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut