Facial Lifting dengan Volulift 2.0 Lebih Efektif Kencangkan Wajah? Ini Kata Dokter!
JAKARTA, iNews.id - Perubahan pada wajah seiring bertambahnya usia ternyata tidak hanya ditandai dengan munculnya kerutan. Berkurangnya volume wajah, perubahan kontur, hingga kulit yang mulai mengendur juga dapat membuat bentuk wajah terlihat berbeda.
Kondisi tersebut membuat prosedur facial lifting kini tidak hanya berfokus pada efek mengencangkan kulit. Pendekatan yang lebih menyeluruh mulai mempertimbangkan struktur, volume, serta karakter wajah agar hasil perawatan tetap terlihat natural.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan untuk pendekatan tersebut adalah Volulift 2.0 yang mengombinasikan Hyaluronic Acid (HA) dan Polycaprolactone (PCL) collagen stimulator.
Lantas, apakah kombinasi tersebut membuat proses facial lifting menjadi lebih efektif?
Menurut dr. Chandra Lohisto, B.Med.Sc, Dip Cibtac, pendekatan dalam perawatan estetika sebaiknya tidak semata-mata mengejar perubahan bentuk wajah. Dokter perlu melihat kondisi dan kebutuhan setiap pasien terlebih dahulu.