Gagal Ginjal pada Anak Bisa Hambat Pertumbuhan, Ini Penjelasan Dokter
Gangguan pertumbuhan tersebut berkaitan dengan perubahan metabolisme vitamin D, kalsium, fosfat, serta hormon paratiroid. Ketidakseimbangan ini dapat mengganggu proses mineralisasi tulang, sehingga tulang tidak berkembang secara optimal.
Karena itu, anak dengan penyakit ginjal kronik memerlukan pemantauan pertumbuhan dan kesehatan tulang secara berkala. Penanganan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak, termasuk pengawasan terhadap keseimbangan mineral dan faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan.
Lima Komplikasi Gagal Ginjal pada Anak
Selain menghambat pertumbuhan, penyakit ginjal kronik tahap akhir juga dapat memicu komplikasi lain yang memerlukan perhatian medis.
Dr. Reza menjelaskan, terdapat lima komplikasi yang sering ditemukan pada anak dengan penyakit ginjal kronik tahap akhir, yakni hipertensi, anemia, gangguan elektrolit dan asam basa, gangguan mineral tulang dan pertumbuhan, serta gangguan jantung berupa kardiomiopati dilatasi.
Hipertensi dapat terjadi akibat gangguan pengaturan tekanan darah dan kelebihan cairan dalam tubuh. Sementara itu, anemia salah satunya dipicu penurunan produksi hormon eritropoietin yang berperan dalam pembentukan sel darah merah.