Gejala Hantavirus yang Harus Diwaspadai, Nyeri Otot hingga Sakit Kepala
JAKARTA, iNews.id - Wabah Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius membuat dunia kembali waspada terhadap virus langka namun mematikan tersebut. Selain tingkat fatalitas yang tinggi, hantavirus juga dikenal sulit dideteksi pada tahap awal, karena gejalanya mirip flu biasa.
Para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda awal infeksi Hantavirus, terutama jika memiliki riwayat kontak dengan tikus atau berada di lingkungan yang terkontaminasi.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), gejala awal Hantavirus umumnya muncul dalam waktu satu hingga delapan minggu setelah seseorang terpapar virus. Apa saja gejalanya?
Keluhan pertama yang paling sering dirasakan yakni:
Update! WHO Konfirmasi Wabah Mematikan Hantavirus Makin Menyebar Luas
- Demam
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Tubuh lemas
- Menggigil
Sebagian pasien juga mengalami:
Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?
- Mual
- Muntah
- Sakit perut
- Diare
Pada kasus yang lebih parah, terutama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), kondisi pasien dapat memburuk dengan cepat hanya dalam hitungan hari.
Penderita biasanya mulai mengalami batuk dan sesak napas akibat paru-paru dipenuhi cairan. Fase inilah yang sangat berbahaya karena dapat memicu gagal napas hingga kematian.