Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oxford Ngebut Bikin Vaksin Ebola Varian Langka, Ready Tahun Ini?
Advertisement . Scroll to see content

Gejala Khas Virus Ebola Langka yang Ancam Dunia, Demam hingga Nyeri Otot

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:13:00 WIB
Gejala Khas Virus Ebola Langka yang Ancam Dunia, Demam hingga Nyeri Otot
Gejala ebola mulai dari demam hingga nyeri otot. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wabah virus Ebola varian langka Bundibugyo yang kini menyebar di Republik Demokratik Kongo (DRC), Afrika Tengah, mulai menjadi perhatian dunia. Selain tingkat kematiannya yang tinggi, virus ini juga memiliki gejala yang kerap menyerupai penyakit umum sehingga berisiko terlambat terdeteksi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 1.000 kasus Ebola dengan sedikitnya 220 kematian terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Varian Bundibugyo diketahui menjadi penyebab utama wabah tersebut.

Menjadi pertanyaan sekarang, apa gejala khas dari infeksi Ebola varian langka ini? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.

Gejala Ebola Varian Bundibugyo yang Harus Diwaspadai

Menurut laporan Daily Mail, gejala awal Ebola varian Bundibugyo umumnya mirip flu berat. Pasien biasanya mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, tubuh lemas, hingga menggigil.

Selain itu, penderita juga dapat mengalami muntah, diare, sakit tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Pada beberapa kasus, kondisi pasien berkembang cepat menjadi lebih parah.

Dalam fase lanjut, virus Ebola dapat memicu pendarahan internal, kerusakan organ, hingga gagal organ yang berujung kematian. Tingkat kematian varian Bundibugyo dilaporkan bisa mencapai 50 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut