Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa Perempuan Lebih Bersemangat Setelah Haid? Begini Penjelasan Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Haid Terus saat Pakai KB Implan, Dokter Ungkap Penyebabnya

Senin, 29 Juni 2026 - 18:43:00 WIB
Haid Terus saat Pakai KB Implan, Dokter Ungkap Penyebabnya
Dokter mengungkapkan perdarahan atau haid yang berlangsung lebih lama saat menggunakan KB implan merupakan efek samping yang umum terjadi. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Haid terus-menerus saat pakai KBimplan membuat banyak perempuan khawatir. Kondisi ini bahkan tak jarang memunculkan pertanyaan apakah alat kontrasepsi tersebut bermasalah atau menandakan gangguan kesehatan.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan sekaligus influencer kesehatan, dr Gezta Nasafir Hermawan menjelaskan, perdarahan atau haid yang berlangsung lebih lama saat menggunakan KB implan merupakan salah satu efek samping yang umum terjadi.

"Perlu diketahui, ya, bahwa hal ini merupakan salah satu fenomena atau efek samping yang wajar terjadi pada penggunaan KB implan,” kata dr Gezta, dikutip Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi hormon yang dilepaskan secara bertahap dari KB implan ke dalam tubuh. Hormon tersebut membuat lapisan dinding rahim menjadi lebih tipis sehingga pembuluh darah di area tersebut menjadi lebih rapuh.

“Jadi, pada KB implan, hormon yang tersedia di dalam KB implan itu akan terserap secara steady release, sehingga dapat mengakibatkan lapisan dinding rahim yang menipis. Dan karenanya penipisan dari dinding rahim ini juga dapat meningkatkan fragilitas atau kerapuhan dari pembuluh darah pada lapisan dinding rahim,” ujarnya.

Akibat kondisi tersebut, perdarahan bisa muncul lebih sering atau berlangsung lebih lama dibandingkan siklus menstruasi normal. Namun, hal ini bukan berarti KB implan tidak bekerja atau membahayakan kesehatan.

dr Gezta mengungkapkan, fenomena tersebut cukup sering dialami pengguna KB implan. Berdasarkan pengalamannya, sekitar 50 hingga 80 persen pengguna mengalami perdarahan yang memanjang setelah pemasangan alat kontrasepsi tersebut.

“Jadi hal ini lumayan sering terjadi, ya, pada kisaran 50 sampai 80 persen pengguna KB implan. Sedangkan pada 20 persen kasus, seringkali tidak mengalami perdarahan yang memanjang,” katanya.

Meski tergolong normal, pengguna KB implan tetap perlu memperhatikan durasi perdarahan yang dialami. Jika haid atau perdarahan berlangsung terus-menerus hingga lebih dari tiga bulan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada penyebab lain di luar efek samping KB implan. Selain itu, dokter juga dapat memberikan terapi agar perdarahan lebih terkontrol.

“Apabila perdarahan terus memanjang pada selama siklus haid lebih dari 3 bulan, maka dapat dikonsultasikan, ya. Seringkali dokter kandungan mungkin akan menambahkan dengan pil KB kombinasi, ya, untuk menstabilisasi pembentukan dari dinding rahim. Biasanya dapat diberikan pil NSAID, ya, untuk mengurangi inflamasi sehingga mengurangi perdarahan,” ujar dr Gezta.

Penanganan yang tepat, keluhan haid berkepanjangan saat menggunakan KB implan umumnya dapat diatasi tanpa harus langsung melepas alat kontrasepsi tersebut. Karena itu, pengguna disarankan tidak panik, tetapi tetap memantau kondisi tubuh dan berkonsultasi dengan dokter apabila perdarahan berlangsung terlalu lama atau disertai keluhan lain.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut