Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haruka Nakagawa Jalani Operasi Tumor, Begini Kondisinya Sekarang
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

3. Lipoma atau penumpukan jaringan lemak

Lipoma terjadi akibat pertumbuhan sel lemak yang berlebihan. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk tangan. Faktor genetik diduga berperan dalam pembentukannya.

4. Cedera atau peradangan kronis

Dalam beberapa kasus, benjolan pada tangan bukan merupakan tumor sejati, melainkan reaksi jaringan akibat cedera, serpihan benda asing yang tertinggal, atau peradangan berkepanjangan. Benjolan tersebut dapat menyerupai tumor sehingga memerlukan pemeriksaan dokter.

5. Kelainan genetik tertentu

Beberapa jenis tumor jaringan saraf dikaitkan dengan penyakit genetik seperti neurofibromatosis. Namun, kasus ini tergolong jarang dan sebagian besar tumor di tangan muncul tanpa penyebab yang jelas.

Apakah tumor di tangan selalu berarti kanker?

Tidak. Justru sebaliknya, tumor ganas pada tangan tergolong sangat jarang. Sebagian besar kasus merupakan tumor jinak yang dapat ditangani melalui observasi atau operasi apabila menimbulkan nyeri, mengganggu fungsi tangan, atau terus membesar.

Namun, seseorang tetap disarankan segera memeriksakan diri apabila benjolan di tangan menunjukkan tanda-tanda seperti cepat membesar, terasa nyeri terus-menerus, mengganggu pergerakan jari, disertai mati rasa, atau mengalami perubahan warna pada kulit di sekitarnya.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti USG, foto rontgen, MRI, hingga biopsi untuk memastikan jenis tumornya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut