Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Pria di Semarang Makan Kucing demi Obati Diabetes, Dokter: Ngawur!

Kamis, 08 Agustus 2024 - 14:55:00 WIB
Heboh Pria di Semarang Makan Kucing demi Obati Diabetes, Dokter: Ngawur!
Dokter peringatkan makan daging kucing untuk obati diabetes itu salah besar (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

Penyebab lain penyakit diabetes adalah resistensi insulin akibat kegemukan atau obesitas. Itu artinya, apa yang kita konsumsi bisa menjadi awal kemunculan risiko diabetes. 

"Nah ini makan daging kucing, ya, aneh sekali pola pikirnya. Jika seseorang sudah terdiagnosis diabetes, maka dia perlu mengendalikan makannya, lah ini makan yang aneh-aneh kayak daging kucing," ungkap dr Dicky. 

"Dengan makan daging kucing, itu malah berisiko tinggi mengundang penyakit masuk ke tubuh. Hewan karnivora seperti kucing, jika dikonsumsi bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, bahkan menyebabkan zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia," katanya. 

Jadi, menyikapi pemberitaan seorang pria di Semarang makan daging kucing demi menyembuhkan diabetes, dr Dicky menegaskan, jangan ditiru, karena itu sangat keliru. 

"Kasus ini juga jadi pengingat untuk kita semua bahwa kita sebagai masyarakat jangan sembarang menerima informasi. Cek dulu kebenarannya, jangan sampai apa yang disampaikan malah memberi keburukan," ungkap dr Dicky.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut