Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cabai Bisa Bantu Turunkan Hipertensi, tapi Jangan Asal Konsumsi Ini Perlu Diperhatikan
Advertisement . Scroll to see content

Hipertensi Marak Serang Usia Muda, Waspada Tanpa Gejala

Rabu, 22 April 2026 - 22:07:00 WIB
Hipertensi Marak Serang Usia Muda, Waspada Tanpa Gejala
Kondisi tekanan darah tinggi kini justru semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idHipertensi kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Kondisi tekanan darah tinggi ini justru semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda, bahkan di rentang 20 hingga 30 tahun.

Fenomena ini diungkap oleh seorang perawat bernama Rizal yang aktif membagikan konten edukasi kesehatan melalui akun media sosial X @afrkml. Dia mengingatkan bahwa hipertensi pada usia muda kerap tidak disadari karena minim gejala.

“WASPADA!!! Sekarang lagi ngetren usia muda 20–30an udah kena darah tinggi,” tulisnya.

Menurut dia, ada sejumlah faktor yang sering dianggap sepele namun berperan besar memicu hipertensi. Mulai dari stres tinggi yang tidak dikelola dengan baik hingga pola makan tinggi garam seperti mi instan dan camilan.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik, faktor genetik, gangguan kesehatan tertentu seperti masalah ginjal atau hormon, hingga kebiasaan begadang dan merokok juga turut meningkatkan risiko.

Rizal menyebut banyak orang merasa sehat meski sebenarnya tekanan darah mereka sudah berada di level berbahaya. Kondisi ini membuat hipertensi kerap dijuluki sebagai “silent killer”.

“Orang bisa merasa baik-baik aja meski tensinya over 190 mmHg. Ini kejadian dan banyak,” katanya.

Dia menegaskan, hipertensi bukan sekadar angka tinggi saat pemeriksaan, melainkan kondisi tekanan darah yang terus-menerus tinggi dan dapat merusak organ tubuh secara perlahan.

“Hipertensi itu bukan cuma soal angka tensi jelek pas dicek, tapi soal paparan tekanan tinggi yang jalan terus-menerus,” tulisnya.

Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku serta meningkatkan beban kerja organ vital seperti jantung, ginjal, dan otak.

Karena itu, dia mengingatkan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, meskipun tidak merasakan gejala. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat dan mengelola stres menjadi langkah penting untuk mencegah hipertensi sejak usia muda.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut