IDI: Tak Cukup Dua Kali, Vaksinasi Covid-19 Harus Diulang Secara Berkala
JAKARTA, iNews.id - Vaksinasi Covid-19 ternyata tidak dapat dilakukan dua kali suntikan seumur hidup. Vaksinasi harus diberikan secara berkala. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng Mohammad Faqih.
"Vaksin memiliki masa efektivitas kerja. Ini seperti vaksin flu. Di Amerika Serikat warga di sana secara berkala dalam beberapa bulan selalu divaksin flu. Ini untuk mempertahankan imunitas mereka," ujarnya, dalam Webinar Program Freemium Isoman Aman dan Nyaman, Panduan Isolasi Mandiri Lengkap untuk Keluarga, Jumat (16/7/2021).
Demikin pula untuk vaksin Covid-19, lanjut dr Daeng, berdasarkan penelitian para ahli efektivitas kerja vaksin sekitar 6 bulan hingga 1 tahun. Setelah itu, pelindungan vaksin Covid-19 terhadap tubuh berkurang seiring dengan waktu. Sebab itu, perlu dilakukan vaksinasi kembali.
Namun di Indonesia vaksinasi Covid-19 ketiga diutamakan untuk para tenaga kesehatan (nakes). Ini karena mereka adalah garda terdepan.
PPKM Darurat, Seluruh Showroom di Jawa-Bali Ditutup dan Hanya 10 Persen Bengkel Daihatsu yang Buka
"Di tengah pandemi Covid-19 yang meningkat jangan sampai para nakes yang telah berjuang selama ini terpapar. Nanti siapa yang akan menangani. Karena itu, untuk vaksinasi ketiga di Indonesia diutamakan untuk nakes," kata dr Daeng.
5 Hal Harus Diperhatikan saat Mengendarai Mobil di Tengah Covid-19, Hindari Beri Tumpangan Orang Lain
Adapun untuk masyarakat umum saat ini masih banyak yang belum divaksin. Sebab itu, diutamakan bagi mereka yang belum divaksinasi Covid-19.
Editor: Dani M Dahwilani