Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Gus Ipul Menangis di Pelukan Prabowo usai Luncurkan Sekolah Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Istilah Bayi Bau Tangan, Mitos atau Fakta?

Kamis, 30 Juli 2020 - 19:08:00 WIB
Istilah Bayi Bau Tangan, Mitos atau Fakta?
Anak lebih senang dekat dengan orangtua. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebagian Anda mungkin pernah mendengar istilah "anak atau bayi bau tangan" akibat terlalu sering digendong saat dia menangis. Anak nantinya akan cenderung hanya mau dan sering digendong ibunya saat menangis ketimbang orang lain. Benarkah ini?

"Mungkin ada yang pernah dengar mengenai ‘bau tangan’, jangan sering digendong nanti anak bau tangan. Itu mitos," ujar psikolog klinis anak, Rayi Tanjung Sari dalam webinar “Peran Probiotik Di 1000 Hari Pertama Kehidupan", Kamis (30/7/2020).

Dia menyarankan orangtua segera merespons kebutuhan anak saat dia menangis, misalnya dengan menggendong dia karena untuk usia di bawah lima tahun ini satu-satunya cara anak berkomunikasi.

Dari hal ini, anak juga akan belajar orang-orang di sekitar ternyata responsif pada kebutuhannya.

"Sebaiknya ketika anak nangis langsung digendong. Dia bisa belajar ternyata orang di sekitarnya responsif sama kebutuhannya. Komunikasi anak saat itu melalui menangis," tutur Rayi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut