Jangan Cium Bayi saat Lebaran, Dokter Ingatkan Risiko Penularan Virus Pernapasan!
Penularan tidak hanya berasal dari satu penyakit tertentu. Dicky mengatakan, banyak virus pernapasan yang bisa berpindah melalui kontak dekat seperti ciuman.
"Ciuman pada bayi menjadi salah satu cara paling mudah menularkan virus pernapasan. Bukan hanya campak, tetapi juga influenza, Covid-19, RSV, bahkan herpes simplex," jelasnya.
Karena itu, imbauan untuk tidak mencium bayi saat momen Lebaran dinilai sebagai langkah pencegahan yang tepat. Apalagi pada masa silaturahmi, intensitas pertemuan dan kontak fisik antarorang biasanya meningkat.
Selain bayi, kelompok lain yang juga perlu mendapat perlindungan dari paparan penyakit menular adalah lansia dan ibu hamil karena termasuk kelompok rentan.
Dokter Dicky juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk berkunjung jika sedang sakit. Menurut dia, langkah terbaik adalah beristirahat di rumah hingga kondisi benar-benar pulih.
"Kalau sedang sakit, jangan memaksakan diri untuk mengunjungi orang lain. Lebih baik istirahat dulu sampai sembuh," katanya.
Dengan menjaga jarak aman, menghindari kontak terlalu dekat dengan kelompok rentan, serta menunda kunjungan ketika sakit, masyarakat dapat tetap merayakan Lebaran dengan aman tanpa meningkatkan risiko penularan penyakit.
Editor: Muhammad Sukardi