Kenali Faktor Risiko Penyakit Stroke yang Mematikan, Tidak Hanya Penderita Hipertensi
JAKARTA, iNews.id - Stroke merupakan penyakit tidak menular (PTM) mematikan yang disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari usia yang semakin meningkat, adanya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, dan hipertensi.
Hal tersebut dijelaskan oleh Sekretaris Pokdi Stroke dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) dr Al Rasyid, SpS(K). Dia mengungkapkan, beragam faktor risiko stroke tersebut sebenarnya dapat dicegah.
"Faktor risiko ada yang bisa diubah, ada yang tidak. Umur, tidak bisa diubah, tapi kita bisa menjaga itu dengan pola hidup sehat. Ras, genetik, kalau hipertensi itu kan diturunkan, jadi jika orangtuanya sudah diabetes melitus, hipertensi, maka terapkan pola hidup sehat. Jika orangtua kita diabetes, kita kurangi makanan yang manis-manis. Kalau hipertensi, kurangi yang bergaram tinggi," kata dr Al Rasyid di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Di Indonesia, ada beberapa fakto risiko yang umumnya banyak terjadi, di antaranya orang dengan penyakit jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
"Meskipun masih muda, kita harus warning. Di luar negeri, kenapa makanan hambar semua, karena ingin mengurangi, kita harus belajar dari situ," katanya.
Selain faktor risiko dari umur dan gen, ada beberapa pola hidup yang perlu diperhatikan dan dapat membantu untuk mencegah terjadinya stroke. "Yang berisiko terkena stroke itu juga yang kegemukan, pola makan tak seimbang, dan perokok," katanya lagi.
Dia menyarankan, deteksi dini, mengenali faktor risiko dan promosi hidup sehat perlu digalakkan agar memperkecil kejadian stroke. Sebab jika sudah terlambat, maka penanganan akan semakin sulit.
"Langkah pencegahan begitu penting, juga menerapkan gaya hidup sehat adalah kunci untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk stroke," katanya.
Editor: Tuty Ocktaviany