Kenapa Orang Indonesia Rata-rata Pendek? Ternyata Bukan karena Genetik
Namun faktor genetik ternyata hanya mempengaruhi sebesar 20 persen. Tinggi badan seseorang justru banyak dipengaruhi oleh faktor nutrisi.
Namun sayangnya, angka stunting di tanah air masih sangat tinggi. Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan RI, stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.
Selain mengganggu kinerja otak dan kecerdasan, stunting juga berimbas pada pertumbuhan seorang anak. Dengan kata lain, seseorang yang mengalami stunting akan memiliki tinggi badan di bawah rata-rata.
Berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kasus stunting Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia. Sementara di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan ke-2.
Tingginya angka stunting di tanah air disebabkan oleh kurangnya gizi janin dalam kandungan ibu. Selain itu, kekurangan nutrisi juga terjadi pada bayi baru lahir hingga anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan.