Kenapa Pasien Disuruh Berpuasa Sebelum Operasi? Begini Jawaban Medisnya
JAKARTA, iNews.id - Kenapa pasien disuruh berpuasa sebelum operasi? Adakah alasan ilmiah di balik perintah tersebut?
Sebagaimana yang telah diketahui, makan dan minum menjelang waktu operasi yang melibatkan anestesi umum memang tidak diperbolehkan. Jika seorang pasien tidak berpuasa di waktu tersebut, operasi bisa saja dibatalkan atau ditunda.
Hal itu terjadi lantaran saluran pencernaan akan terisi makanan yang belum tercerna secara sempurna. Akibatnya, muntah, aspirasi, hingga makanan naik ke kerongkongan dan paru-paru bisa saja terjadi.
Aspirasi adalah kondisi saat makanan atau minuman masuk ke jalan napas seseorang. Apabila hal ini terjadi, tubuh kemungkinan akan mengalami batuk, mual, atau bahkan muntah.
Terekam CCTV! Perawat di Kendari Dianiaya Keluarga Pasien
Jika hal itu terjadi di tengah-tengah proses operasi, dokter pasti akan memberikan tabung endotrakeal di tenggorokan pasien. Tujuannya untuk membantu pasien bernapas dengan lebih mudah lebih mudah.
Tentu saja kondisi seperti ini akan menyulitkan staf medis dan jalannya operasi. Pada keadaan yang lebih parah, aspirasi dapat menyebabkan pneumonia aspirasi atau infeksi paru-paru yang disebabkan karena menghirup benda asing.
Ada-Ada Saja, Dokter Bedah Ini Minta Bantuan Petugas Cleaning Service Amputasi Pasien
Mual dan muntah pasca operasi (PONV) adalah salah satu komplikasi operasi yang paling umum. Karena bukan hal mudah untuk dikendalikan atau diobati, maka akan lebih baik untuk mencegahnya dengan tidak makan atau minum sebelum operasi.
Dalam operasi yang melibatkan sistem pencernaan, makan atau minum sebelum operasi dapat menghalangi penglihatan staf medis. Tak hanya itu, hal ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
Pelaku Pencabulan Pasien Pria di Pekanbaru yang Viral Akhirnya Ditangkap
Oleh sebab itu, mengosongkan usus dengan berpuasa perlu dilakukan. Apabila tidak, staf medis biasanya akan menjadwalkan ulang waktu operasi pasien.
Dilansir dari situs Very Well Health, Rabu (12/7), puasa pra-operasi wajib dilakukan sebelum anestesi umum, anestesi regional, dan sedasi IV. Batas waktunya adalah 6 jam sebelum operasi untuk makanan dan 2 jam berpuasa minuman sebelum operasi.
Kendati demikian, beberapa prosedur mungkin memiliki persyaratan yang berbeda. Lalu pada tahun 2017, American Society of Anesthesiologists (ASA) merevisi pedoman praktiknya untuk garis waktu puasa pra operasi bagi orang dewasa sehat yang tidak menjalani operasi usus.