Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Petugas Berjibaku Evakuasi Gerbong KRL yang Tertabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Pasien Disuruh Berpuasa Sebelum Operasi? Begini Jawaban Medisnya

Rabu, 12 Juli 2023 - 19:39:00 WIB
Kenapa Pasien Disuruh Berpuasa Sebelum Operasi? Begini Jawaban Medisnya
Kenapa pasien disuruh berpuasa sebelum operasi? (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kenapa pasien disuruh berpuasa sebelum operasi? Adakah alasan ilmiah di balik perintah tersebut?

Sebagaimana yang telah diketahui, makan dan minum menjelang waktu operasi yang melibatkan anestesi umum memang tidak diperbolehkan. Jika seorang pasien tidak berpuasa di waktu tersebut, operasi bisa saja dibatalkan atau ditunda.

Hal itu terjadi lantaran saluran pencernaan akan terisi makanan yang belum tercerna secara sempurna. Akibatnya, muntah, aspirasi, hingga makanan naik ke kerongkongan dan paru-paru bisa saja terjadi.

Kenapa Pasien Disuruh Berpuasa Sebelum Operasi

1.Menghindari terjadinya aspirasi (tersedak)

Aspirasi adalah kondisi saat makanan atau minuman masuk ke jalan napas seseorang. Apabila hal ini terjadi, tubuh kemungkinan akan mengalami batuk, mual, atau bahkan muntah. 

Jika hal itu terjadi di tengah-tengah proses operasi, dokter pasti akan memberikan tabung endotrakeal di tenggorokan pasien. Tujuannya untuk membantu pasien bernapas dengan lebih mudah lebih mudah. 

Tentu saja kondisi seperti ini akan menyulitkan staf medis dan jalannya operasi. Pada keadaan yang lebih parah, aspirasi dapat menyebabkan pneumonia aspirasi atau infeksi paru-paru yang disebabkan karena menghirup benda asing.

2.Menghindari mual dan muntah

Mual dan muntah pasca operasi (PONV) adalah salah satu komplikasi operasi yang paling umum. Karena bukan hal mudah untuk dikendalikan atau diobati, maka akan lebih baik untuk mencegahnya dengan tidak makan atau minum sebelum operasi.

3.Mencegah infeksi usus

Dalam operasi yang melibatkan sistem pencernaan, makan atau minum sebelum operasi dapat menghalangi penglihatan staf medis. Tak hanya itu, hal ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi. 

Oleh sebab itu, mengosongkan usus dengan berpuasa perlu dilakukan. Apabila tidak, staf medis biasanya akan menjadwalkan ulang waktu operasi pasien.

Pedoman puasa sebelum operasi

Dilansir dari situs Very Well Health, Rabu (12/7), puasa pra-operasi wajib dilakukan sebelum anestesi umum, anestesi regional, dan sedasi IV. Batas waktunya adalah 6 jam sebelum operasi untuk makanan dan 2 jam berpuasa minuman sebelum operasi.

Kendati demikian, beberapa prosedur mungkin memiliki persyaratan yang berbeda. Lalu pada tahun 2017, American Society of Anesthesiologists (ASA) merevisi pedoman praktiknya untuk garis waktu puasa pra operasi bagi orang dewasa sehat yang tidak menjalani operasi usus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut