Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?
Advertisement . Scroll to see content

Lebih Menular dan Ganas, Vaksin AstraZeneca Efektif Halau Dampak Varian Delta Covid-19

Kamis, 17 Juni 2021 - 13:06:00 WIB
Lebih Menular dan Ganas, Vaksin AstraZeneca Efektif Halau Dampak Varian Delta Covid-19
Guru Besar FKUI Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan vaksin AstraZeneca dan Pfizer terbukti cukup efektif menghalau keparahan varian Delta. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Varian Delta muncul menjadi masalah baru dalam penularan Covid-19. Penyebarannya sangat cepat sehingga dibutuhkan kewaspadaan ketat.

Indonesia mencatat ada 145 kasus varian baru Covid-19, termasuk di dalamnya varian Delta (B.1.617) yang pertama kali teridentifikasi di India. Sebelaumnya, varian Alpha - Inggris (B.1.1.7) dan varian Bet - Afrika Selatan (B.1.351) pun sudah masuk ke Indonesia.

Secara spesifik, dari 145 kasus varian baru Covid-19 tersebut, untuk kasus varian Delta (104 kasus), varian Alpha (36), dan varian Beta (5). Kesemuanya diketahui tersebar di 12 provinsi di seluruh Indonesia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun belum lama ini menegaskan varian Delta yang cukup mendominasi pada lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia ini termasuk virus yang sangat mudah menyebar. Sebab itu, masyarakat diimbau lebih memperketat protokol kesehatan.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan varian Delta tak hanya menyebar dengan cepat, tetapi infeksi yang ditimbulkan darinya cukup parah.

"Gejala sakit pasien lebih berat dari infeksi virus sebelumnya dan varian virus ini meningkatkan risiko terjadinya hilang pendengaran, nyeri ulu hati, dan mual. Dengan kata lain, pasien varian Delta perlu perawatan intensif di rumah sakit," kata Prof Ari Kamis (17/6/2021).
,
Dia menjelaskan, ketika seseorang terinfeksi varian Delta, risiko dia masuk rumah sakit naik kira-kira dua kali lipat dibandingkan mereka yang terinfeksi varian Alpha. "Dengan risiko masuk rumah sakit terutama pada mereka yang memiliki lima atau lebih komorbiditas yang relevan," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut