Luka di Kulit Timbulkan Keloid, Apa Penyebabnya?

Siska Permata Sari ยท Senin, 12 Oktober 2020 - 17:30 WIB
Luka di Kulit Timbulkan Keloid, Apa Penyebabnya?

Luka di kulit bisa timbulkan keloid. (Foto: Hello Sehat)

JAKARTA, iNews.id - Luka pada kulit tidak hanya sakit dan perih, tetapi kerap menimbulkan bekas yang tak jarang mengganggu rasa percaya diri. Ada beberapa jenis bekas luka, salah satunya keloid.

Keloid merupakan bekas luka yang sering kali menonjol atau keras. Bekas luka ini menjadi timbul setelah lukanya sembuh.

Bekas luka jenis ini biasanya timbul setelah mengalami luka bakar, luka operasi, tergores, dan masih banyak lagi. Nah, apa penyebabnya dan bagaimana mengantisipasinya?

Dokter Spesialis Luka dr Adisaputra Ramadhinara mengatakan, penyebab keloid umumnya karena faktor genetik.

“Sebenarnya, sebaik apa pun merawat lukanya kalau sudah ada faktor genetik yang kuat, itu keloid tidak bisa dihindari. Tetapi walaupun tidak bisa dihindari, masih bisa diminimalkan,” ujarnya saat konferensi pers Hansaplast, Senin (12/10/2020).

Dr Adisaputra mengungkapkan, cara meminimalkan agar luka tidak menimbulkan keloid adalah mengatasi luka sesegera mungkin dengan cepat dan tepat.

“Pertama tentunya dibersihkan lukanya. Kemudian kita lihat kondisi jaringan lukanya, apakah membutuhkan kelembapan ekstra atau tidak. Kalau iya, sebaiknya diberikan salep luka. Ini penting sekali. Karena kalau lukanya lembap, itu justru lebih cepat sembuh,” katanya.

Setelah itu, tutup lukanya agar mencegah bakteri masuk dan membuat penyembuhan lebih lama yang pada akhirnya menyebabkan bekas luka di kulit.

“Langkah-langkh yang tepat dan dilakukan sedini mungkin membuat risiko timbulnya keloid itu minim,” ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany