Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang
Advertisement . Scroll to see content

Makan Jengkol Tak Cuma Bikin Bau Urine, Dokter Ingatkan Risiko Cedera Ginjal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:15:00 WIB
Makan Jengkol Tak Cuma Bikin Bau Urine, Dokter Ingatkan Risiko Cedera Ginjal
Jengkol tak cuma bikin bau urine, dokter ingatkan risiko cedera ginjal bagi mereka yang mengonsumsi berlebihan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idJengkol tak cuma bikin bau urine, dokter ingatkan risiko cedera ginjal bagi mereka yang mengonsumsi berlebihan. Meski dikenal sebagai makanan favorit banyak orang Indonesia, jengkol ternyata menyimpan potensi risiko kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele.

Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi atau dr Tirta, menjelaskan bahwa jengkol mengandung senyawa sulfur yang dapat memengaruhi aroma urine setelah dikonsumsi. Efek ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang mengeluhkan bau menyengat usai menyantap jengkol.

Menurut dr Tirta, dampak jengkol terhadap tubuh berbeda dengan bawang. Jika bawang lebih sering memengaruhi bau napas dan bau badan, jengkol justru memberikan efek yang lebih dominan pada aroma urine.

"Untuk jengkol sendiri, dampaknya tuh lebih besar ke urin. Kalau kamu konsumsi jengkol itu terlalu banyak, itu bisa membuat urin beraroma sangat menyengat dan pesing," kata dr Tirta, dikutip Jumat (19/6/2026).

Meski sering dianggap sebagai efek samping biasa, aroma menyengat pada urine bukan satu-satunya hal yang perlu diwaspadai. Di balik sensasi khas tersebut, terdapat risiko kesehatan yang lebih serius apabila jengkol dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut