Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Sebut Pria Tabrakkan Diri ke Mobil di Tanah Abang Alami Gangguan Jiwa
Advertisement . Scroll to see content

Masalah Kesehatan Jiwa Seharusnya Tidak Dianggap Stigma

Selasa, 02 Oktober 2018 - 19:08:00 WIB
Masalah Kesehatan Jiwa Seharusnya Tidak Dianggap Stigma
(Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Sebenarnya stigma masalah kesehatan jiwa tak hanya terjadi di Indonesia, tapi di negara-negara dengan pendapatan rendah. Salah satu penelitian di India mengungkap, orang miskin di sana kesulitan mengekspresikan emosi.

Perbedaan tersebut dilatarbelakangi latar belakang pendidikan. Mereka cenderung beranggapan bahwa masalah kesehatan disebabkan kondisi fisik.

"Itulah kenapa kesehatan jiwa harus ada di Puskesmas, supaya mereka mampu menangani itu. Jadi mereka meluruskan bukan menambah stigma," ujar Ketua PDSKJI Pusat, dr Eka Viora, Sp.KJ, di kesempatan yang sama.

Masyarakat diharapkan dapat lebih terbuka dengan masalah kesehatan jiwa. Bukan tidak mungkin, penyakit-penyakit tubuh disebabkan oleh tekanan stres berlebih ketika melakukan aktivitas.

Untuk itu, 10 Oktober ditetapkan sebagai hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Peringatan ini dilakukan agar masyarakat lebih mengenal masalah tersebut dan tidak memberi label buruk bagi penderitanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut