Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belum Ada Vaksin Virus Nipah, Ini Cara Mencegah Penyakitnya!
Advertisement . Scroll to see content

Masker Bedah Langka, Bolehkah Pakai Masker Kain untuk Cegah Virus Corona?

Rabu, 01 April 2020 - 12:05:00 WIB
Masker Bedah Langka, Bolehkah Pakai Masker Kain untuk Cegah Virus Corona?
Masker bedah lebih efektif mencegah virus. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Peningkatan jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia, membuat sebagian besar masyarakat khawatir. Akhirnya, muncul istilah panic buying di tengah-tengah pandemik. Fenomena tersebut membuat barang-barang tertentu menjadi langka dan mahal di pasaran, termasuk masker bedah.

Padahal, menggunakan masker merupakan salah satu langkah pencegahan diri sendiri dan orang lain dari virus corona. Masker bedah juga memiliki filtrasi dan tingkat efektivitas yang bagus untuk mencegah virus corona.

Lalu, bagaimana dengan masker kain yang saat ini menjadi alternatif oleh sebagian masyarakat? Apakah dapat efektif mencegah penularan virus corona?

“Masker kain ini bisa dipakai oleh masyarakat yang sehat, digunakan di tempat umum dan fasilitas lainnya tapi tetap menjaga jarak satu sampai dua meter. Karena masker kain ini tidak bisa memproteksi masuknya semua partikel,” kata dokter spesialis paru dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI dan RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan di Kantor Graha BNPB, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Dia menjelaskan, masker kain tidak dianjurkan untuk tenaga medis dan orang sakit karena 40 sampai 50 persen partikel dapat menembus masker tersebut.

“Masker kain ini perlindungan terhadap droplet iya ada, tetapi tidak ada perlindungan terhadap droplet yang kecil, aerosol ataupun partikel yang airbone,” katanya.

Dia menuturkan, masker kain memiliki efektivitas filtrasi pada partikel dengan ukuran 3 mikron, sehingga dapat mencegah 10-60 persen partikel.

“Dan tentu saja karena ini masker kain ada kebocoran dan keuntungannya adalah masker ini dapat dipakai berulang. Tapi tentu saja perlu dicuci,” ujarnya.

Dia menyarankan, sebaiknya masker kain dicuci dengan deterjen dan bila perlu memakai air panas. Sebab, deterjen dan air hangat tersebut bisa mematikan virus.

“Penggunaan masker bedah memang lebih efektif tiga kali lipat daripada masker kain. Namun, masker kain ini bisa menjadi pilihan terakhir untuk mencegah penularan virus corona melalui partikel kecil atau droplet,” ucapnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut