Mengenal Cobas 6800 yang Bisa Deteksi Lebih dari 1.000 Sampel Covid-19 per Hari

Siska Permata Sari ยท Kamis, 10 September 2020 - 13:07 WIB
Mengenal Cobas 6800 yang Bisa Deteksi Lebih dari 1.000 Sampel Covid-19 per Hari

Tes Covid-19 cepat di Prodia (Foto: iNews.id/Siska)

JAKARTA, iNews.id - Angka kasus positif virus corona (Covid-19) sampai saat ini masih terus bertambah setiap hari. Di Indonesia, total angka kasus positif Covid-19 telah mencapai 203.342 per Rabu (9/9/2020) dengan penambahan pasien positif harian dalam 24 jam tercatat sebanyak 3.307 orang.

Di tengah tingginya angka kasus positif setiap hari, pemerintah tengah mengupayakan untuk mencapai target pemeriksaan RT-PCR Covid-19 hingga 30.000 tes per hari.

Demi mencapai target tersebut, Indonesia baru saja mendatangkan alat fully automated Cobas 6800 yang dapat membantu mendeteksi lebih dari 1.000 sampel Covid-19 per hari. Saat ini, alat tersebut ada di RS Pertamina Jaya, Lembaga Eijkman, dan Laboratorium Pusat Rujukan Nasional (PRN) Prodia.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, penggunaan Cobas 6800 System dapat meningkatkan kapasitas jumlah pemeriksaan harian RT-PCR Covid-19 yang sebelumnya menggunakan alat medium otomatis dari PerkinElmer.

“Cobas 6800 dapat mendeteksi materi genetik (RNA) virus SARS-CoV-2 pada sample swab yang diambil dari nasofaring dan orofaring (rongga hidung dan tenggorokan) lebih cepat, sehingga mampu memproses hampir 400 tes dalam 8 jam dan 1.400 tes dalam 24 jam,” kata Dewi Muliaty saat konferensi pers virtual, Kamis (10/9/2020).

Dengan teknologi alat otomatis tersebut, Cobas 6800 juga bisa memberikan hasil tes lebih cepat atau meningkatkan Turn Around Time (TAT). Adanya alat ini juga sekaligus mengurangi risiko kontaminasi kerja di dalam laboraturium, jika dibandingkan dengan proses manual.

Selain mendeteksi sampel Covid-19, Cobas 6800 telah diakui sejak tahun 2014, sebagai standar baru untuk tes molekuler rutin. Di antaranya menghitung muatan virus (viral load), skrining darah donor, kesehatan seksual (HPV, CT/NG) dan pemeriksaan mikrobiologi.

“Namun, virus Covid-19 ini kan berbeda, sangat infeksius, dan harus berhati-hati saat pemeriksaan, sehingga harus aman bagi yang melakukan pemeriksaan dan tentunya sampel juga harus aman dari kontaminasi,” tuturnya.

Cobas 6800 System ini juga telah digunakan di beberapa negara lainnya. Mulai dari Australia, Jepang, Hong Kong, Singapore, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, New Zealand, Philippines, Vietnam, China, USA, Kanada, Pakistan, India, Thailand, dan Myanmar.

Editor : Vien Dimyati