Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Alasan Super Flu Subclade K Lebih Banyak Menyerang Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Kanker Usus yang Diderita Istri Ustaz Nur Maulana

Senin, 21 Januari 2019 - 12:05:00 WIB
Mengenal Kanker Usus yang Diderita Istri Ustaz Nur Maulana
Ustaz Nur Maulana kehilangan sang istri untuk selama-lamanya. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar duka datang dari keluarga Ustaz M Nur Maulana. Sang istri, Nur Aliah dikabarkan meninggal dunia, Minggu 20 Januari 2019. Nur Aliah atau akrab disapa Ummi Naura diketahui meninggal dunia di RS Bhayangkara Makassar, pukul 16.21 WIB.

Ustaz Maulana mengatakan, meninggalnya sang istri tersebut lantaran penyakit kanker usus yang dideritanya selama tujuh tahun.

"Begini, ternyata Ummi Naura ada kanker di usus," tutur Ustaz Maulana seperti dikutip iNews.id dari unggahan video di Instagram resminya, Senin (21/1/2019).

Namun setelah ketahuan penyakit kanker usus, sambung Ustaz Maulana, sang istri tidak ingin melalui operasi melainkan hanya ingin melakukan pengobatan alternatif. "Saya ikuti maunya dia," kata pria dengan empat orang anak ini.

Apa itu kanker kolorektal atau kanker yang menyerang usus besar? Kanker ini menyerang jaringan usus besar (kolon) dan rektum atau bagian usus paling bawah sampai anus.

Di Indonesia, kasus kanker kolorektal tertinggi terjadi pada pria, yakni 16/100.000 dengan kematian 10/100.000 penduduk. Pakar Onkologi sekaligus Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Dr. Aru Wicaksono Sudoyo mengatakan, ada sederet faktor mengapa kanker kolorektal bisa terjadi. Di antaranya adalah faktor usia, biasanya 50 tahun ke atas, ada pula karena faktor gaya hidup.

Misalnya, pola makan tak sehat, sering makan daging olahan, kurang serat, kurang aktivitas fisik, merokok, minum-minuman alkohol, dan menderita gangguan pencernaan berulang.

"Tandanya apa sih? Satu, kalau merasa lelah nggak hilang-hilang. Kedua, pola buang air besar yang berbeda-beda. Ketiga, ada rasa perut tidak enak, nyeri, kembung. Satu lagi, tentunya ada pendarahan dari dubur," kata Dr Aru, saat ditemui awak media di Jakarta, baru-baru ini.

Pendarahan dari dubur, sambung dia, 85 persen bisa terjadi karena wasir. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada tumor dalam organ tubuh yang menyebabkan kanker kolorektal. Oleh sebab itu, dia menyarankan segera cek ke dokter setelah ada gejala-gejala tersebut.

"Cek ke dokter, tes darah dan feses," ucapnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut