Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh! Desta Jalani Operasi Penyedotan Darah di Mata usai Terhantam Bola Padel
Advertisement . Scroll to see content

Padel Makin Digemari, Dokter Ungkap Risiko Cedera yang Mengintai

Senin, 20 Juli 2026 - 11:25:00 WIB
Padel Makin Digemari, Dokter Ungkap Risiko Cedera yang Mengintai
Olahraga padel memiliki risiko cedera. (Foto: Bethsaida Healthcare)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.idPadel terus mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini semakin digemari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga komunitas olahraga. 

Di balik keseruannya, dokter mengingatkan bahwa padel memiliki risiko cedera yang tidak boleh dianggap remeh apabila dimainkan tanpa persiapan fisik yang memadai.

Karakter permainan padel yang mengharuskan pemain bergerak cepat, berlari mengejar bola, melakukan rotasi tubuh, berhenti secara mendadak, hingga berpindah arah dalam hitungan detik membuat otot, sendi, dan ligamen bekerja lebih keras. Kondisi tersebut berpotensi memicu cedera apabila tubuh tidak memiliki kekuatan, stabilitas, maupun daya tahan yang cukup.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Seraphim Medical Center dr. Nahum, Dipl. CIBTAC, Sp.KO, mengatakan performa saat bermain padel tidak cukup hanya dibangun melalui latihan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, setiap pemain perlu mengetahui kondisi fisiknya agar program latihan yang dijalani sesuai dengan kebutuhan tubuh.

"Dalam olahraga seperti padel, tubuh dituntut bergerak cepat, melakukan rotasi, berhenti mendadak, dan berpindah arah berulang kali. Karena itu, atlet membutuhkan evaluasi kondisi fisik, latihan yang tepat, strategi recovery, serta pemantauan yang sesuai agar dapat menjaga performa sekaligus mengurangi risiko cedera," ujar dr. Nahum dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut