Menkes Budi: Data Rekam Jejak Imunisasi Anak Akan Bisa Diakses di PeduliLindungi

Rizky Pradita Ananda ยท Kamis, 12 Mei 2022 - 14:16:00 WIB
Menkes Budi: Data Rekam Jejak Imunisasi Anak Akan Bisa Diakses di PeduliLindungi
Ilustrasi imunisasi anak. (Foto: istw)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan RI sedang membuat program baru transformasi sistem teknologi dan bioteknologi kesehatan di Indonesia.
Salah satunya yaitu program digitalisasi vaksinasi atau imunisasi dasar pada anak.

"Kita ulangi suksesnya vaksinasi Covid di Indonesia dengan cara mendaftarkan dan menyimpan data vaksinasi orang-orang secara digital. Data vaksinasi biasanya di kartu, akibatnya kadang hilang atau lupa. Kita lakukan sertifikat dibuat digital, ditaruh di aplikasi PeduliLindungi,” ujar Menkes Budi ketika siaran acara Temu Media: Bulan Imunisasi Anak Nasional, Kamis (12/5/2022).

Melalui sistem digitalisasi, Menkes Budi menyebut riwayat vaksin atau rekam jejak anak dari bayi hingga dewasa dapat terekam dengan baik. Sehingga akan meminimalisasi kesulitan kebutuhan data ke depannya.

“Saya pribadi pernah alami kesulitan diminta cek riwayat vaksin, masyarakat akan kesulitan contohnya kalau mau kirim anak sekolah ke luar negeri kalau bukti vaksinnya enggak ada,” tutur Menkes.

Dengan sistem penyimpanan digital di aplikasi PeduliLindungi, data riwayat vaksin imunisasi anak bisa didapat ketika dibutuhkan, bahkan bisa terekam datanya hingga puluhan tahun kemudian.

“Digitalisasi penuh dari proses imunisasi ini sehingga semua anak yang diimunisasi  akan terekam individunya dan akan punya sertifikat vaksinasi elektronik yang disimpan digital,” kata Menkes Budi.

Digitalisasi data program imunisasi dasar anak ini, menurut Menkes Budi saat ini masih dalam tahap persiapan. Mengingat data Kemenkes kini bersifat akumulasi, sementara laporan detail tersimpan di masing-masing fasilitas kesehatan yang melaksanakan imunisasi.

“Data imunisasi ini kan belum ada di sistem digitalisasi kita, data yang ada di Kemenkes agregas sifatnya, akumulatif. Sekarang dalam persiapan, saat launching mudah-mudahan saat vaksin diberikan datanya masuk, disimpan dan bisa ditarik melalui aplikasi PeduliLindungi,” kata Menkes lagi.

Editor : Dyah Ayu Pamela

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda