Minum Kopi saat Hamil Tingkatkan Risiko Kerdil pada Bayi
JAKARTA, iNews.id - Minum kopi dengan batasan sehat yakni satu hingga dua cangkir sehari memang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Namun, hal ini rupanya tak berlaku bagi ibu hamil.
Kandungan kafein pada kopi yang dikonsumsi ibu hamil dapat meningkatkan risiko ibu melahirkan bayi stunting atau bayi dengan bobot lebih rendah dan tubuh lebih pendek daripada bayi normal.
Berdasarkan data dari studi Ibu dan Anak di Norwegia yang melibatkan lebih dari 59.000 wanita hamil memaparkan bahwa kafein mengurangi berat lahir bayi dan meningkatkan risiko memiliki bayi yang ukurannya lebih kecil.
Bayi dengan bobot lahir rendah memiliki peningkatan risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung di masa dewasa.
"Kopi tampaknya sedikit meningkatkan lama masa kehamilan sekira delapan jam bagi mereka yang minum 100 mg kafein dari kopi per hari," tulis peneliti asal Norwegia tersebut seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (31/1/2018).
Sementara itu, The UK Food Standards Agency merekomendasikan dosis kafein harian pada kehamilan adalah 200 mg, yang setara dengan dua cangkir kopi instan. Jumlah ini akan meningkatkan jika kopi tersebut berasal dari racikan seorang barista di kafe.
Sebelumnya, beberapa penelitian juga menyatakan bahwa wanita yang asupan kafeinnya lebih dari 300 mg sehari memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi yang lebih ringan sekira 100-200 gram lebih rendah daripada wanita yang tidak banyak mengkonsumsi kafein.
Kafein, dalam hal ini juga bukan berasal dari kopi semata. Melainkan juga dari teh, minuman bersoda, kue dan makanan penutup mengandung kakao yang memiliki banyak kafein.
Jadi, saat hamil sebaiknya Anda mengurangi jumlah asupan kopi dan makanan serta minuman berkafein lainnya.
Editor: Nanang Wijayanto