Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ejakulasi 21 Kali Sebulan Bisa Turunkan Risiko Kanker Prostat? Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Minus Mata Cepat Bertambah? Dokter Ingatkan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kornea

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:39:00 WIB
Minus Mata Cepat Bertambah? Dokter Ingatkan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kornea
Dokter Spesialis Mata JEC Eye Hospitals and Clinics dr Sharita R. Siregar, SpM(K). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, mengganti kacamata berulang kali tidak selalu menjadi solusi apabila penyebab utama gangguan penglihatan berasal dari perubahan struktur kornea yang bersifat progresif. Pada kondisi tersebut, ukuran kacamata yang terus berubah justru perlu menjadi perhatian.

Karena itu, seseorang disarankan segera menjalani pemeriksaan mata apabila mengalami perubahan minus atau silinder secara cepat, penglihatan tetap buram meski resep kacamata telah diperbarui, muncul pandangan ganda pada satu mata, silau saat berkendara di malam hari, hingga memiliki riwayat keratoconus dalam keluarga.

Dokter Sharita mengatakan pemeriksaan mata tidak hanya mengukur angka minus atau silinder, tetapi juga mengevaluasi kondisi kornea secara menyeluruh.

"Angka minus dan silinder bukan satu-satunya penentu pilihan tindakan. Sebelum bedah refraktif, pasien perlu menjalani pemeriksaan untuk memetakan kondisi mata secara menyeluruh. Dokter akan menilai bentuk dan ketebalan kornea, lapisan air mata, tekanan bola mata, ukuran pupil, retina, hingga kesehatan mata secara keseluruhan," jelasnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi saat ini memang menyediakan berbagai pilihan penanganan gangguan refraksi. Namun, setiap pasien memerlukan pendekatan yang berbeda sesuai kondisi mata masing-masing.

"Ketajaman penglihatan bukan hanya tentang terbebas dari kacamata, tetapi tentang mendapatkan kualitas penglihatan yang optimal melalui pilihan penanganan yang sesuai. Karena kondisi setiap mata berbeda, keputusan tindakan harus selalu diawali dengan pemeriksaan komprehensif dan diskusi bersama dokter spesialis mata," tutup dr Sharita.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut