Miss V Sakit usai Berhubungan Intim, Perempuan Bisa Waspadai 4 Hal Ini

Siska Permata Sari · Minggu, 22 November 2020 - 00:13:00 WIB
Miss V Sakit usai Berhubungan Intim, Perempuan Bisa Waspadai 4 Hal Ini
Pasangan suami istri nikmati momen bercinta. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id - Seks tidak selamanya menyenangkan. Terutama bagi istri yang kerap merasa sakit usai berhubungan intim.

Jika Anda pernah atau sering kali merasa nyeri di area Miss V setelah berhubungan seksual, Anda perlu mengetahui penyebabnya. Terlebih jika penyebabnya bukan karena kurangnya pelumas atau durasi seks yang panjang.

Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengobati hal tersebut dan kembali menikmati hubungan intim Anda. Beberapa masalah memang bisa terjadi di balik area Miss V yang sakit setelah penetrasi seksual.

Apa saja? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Healthline, Minggu (22/11/2020).

1. IMS

Infeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu kemungkinan alasan Anda selalu merasa nyeri setelah berhubungan seks. Sebab, gejala pertama dari IMS seperti klamidia, gonore, atau herpes genita merupakan nyeri di area Miss V.

Jika Anda belum pernah dites, pertimbangkan skrining IMS untuk menyingkirkan infeksi. Jika pasangan Anda belum dites juga, minta dia untuk diperiksa juga demi kenyamanan bersama.

2. Infeksi jamur dan infeksi saluran kemih

Selain IMS, infeksi jamur juga bisa menjadi penyebab. Nyeri setelah aktivitas seksual di vulva atau Miss V adalah salah satu gejala infeksi jamur yang lebih umum. Waspada jika Anda juga mengalami gejala lainnya seperti gatal, pembengkakan, dan nyeri saat buang air kecil.

Infeksi lainnya yang mungkin menjadi penyebab adalah infeksi saluran kemih (ISK) yang dapat menyebabkan lebih dari sekadar sakit ketika buang air kecil. Ini juga dapat menyebabkan rasa sakit di area Miss V dan panggul Anda.

3. Vaginismus

Vaginismus menyebabkan otot di dalam dan sekitar Miss V dan lubang Miss V berkontraksi dengan sendirinya. Ini menutup Miss V dan dapat membuat penetrasi saat berhubungan seks tidak nyaman, bahkan tidak mungkin. Jika Anda bisa melakukan hubungan seksual, akibatnya adalah rasa sakit di Miss V dan di sekitar lubang organ intim setelah berhubungan seks.

4. Endometriosis

Nyeri selama hubungan seksual dan menstruasi adalah gejala umum dari endometriosis. Hal ini terjadi ketika lapisan rahim tumbuh di tempat lain, misalnya ovarium atau saluran tuba. Bedanya, nyeri yang ditimbulkan dari endometriosis rasanya lebih di dalam tubuh seperti di panggul atau Miss V bagian atas.

Bila Anda mengalami nyeri berlanjut setelah berhubungan seks, bahkan lebih dari satu atau dua hari, atau Anda mengalami pendarahan hingga keluarnya cairan yang tidak biasa, sebaiknya temui dokter Anda.

Editor : Tuty Ocktaviany