Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MLA Ajak Para Ibu Sajikan Menu Sehat Daging Sapi Australia untuk Buah Hati
Advertisement . Scroll to see content

Mitos atau Fakta Daging Merah Meningkatkan Risiko Kanker Usus Besar, Begini Penjelasan Ahli

Kamis, 01 Desember 2022 - 16:07:00 WIB
Mitos atau Fakta Daging Merah Meningkatkan Risiko Kanker Usus Besar, Begini Penjelasan Ahli
Ilustrasi daging merah. (foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Penyakit kanker usus besar atau kanker kolorektal dikenal sangat berbahaya dan mematikan. Menurut data dari GLOBOCAN 2020 kanker usus besar memasuki urutan keempat tertinggi dengan lebih dari 34.000 kasus baru sepanjang 2020 di Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof DR dr Aru Wisaksono Sudoyo, mengatakan banyak faktor risiko penyebab kanker usus besar. Salah satunya adalah daging merah. Konon daging merah yang dipanaskan dengan suhu tinggi bisa menjadi zat karsinogen.

"Daging merah kalau dipanaskan dengan suhu tinggi terutama di grill bisa mengubah sel yang memicu sel kanker," kata Prof Aru Wisaksono Sudoyo dalam Webinar betajuk ‘Waspada Kanker Usus Besar: Pahami Risikonya dengan PERIKSA: Peduli Risiko Kanker Kolorektal Sejak Awal belum lama ini.

Prof Aru pun mengungkap mitos di tengah masyarakat mengenai makan makanan yang dibakar bisa menyebabkan kanker. Menurut Prof Aru hal itu salah dan perlu diluruskan.

"Bukan bakar-bakarannya yang bikin kanker, bukan gosongnya itu, tapi kalau yang dibakar itu daging merah. Kalau sate ayam, sate kulit ayam, ikan bakar, mau dibakar sampai gosong, sampai item itu nggak bikin kanker. Itemnya itu hanya karbon, tapi kalau daging merah kemungkinan (menyebabkan kanker)," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut