Mitos atau Fakta? Sampo Sensasi Dingin Bikin Rambut Kering, Ini Penjelasan Ahli
JAKARTA, iNews.id - Banyak muncul di pasaran sampo sensasi dingin. Sampo jenis ini menawarkan rasa dingin setelah keramas dan dianggap paling cocok untuk iklim Indonesia yang lembap.
Sampo sensasi dingin pada umumnya mengandung mint. Bahan aktif lainnya pun menunjang sensasi tersebut, sehingga kepala terasa ringan dan ada perasaan segar di helai rambut.
Tapi, ada sebagian orang percaya kalau sampo sensasi dingin semacam itu bikin rambut kering. Mitos atau fakta, ya, sampo sensasi dingin bikin rambut kering?
Dijelaskan oleh Dokter Nataliani Mawardi, tidak benar bahwa semua sampo sensasi dingin itu membuat rambut kering. Itu akan sangat tergantung dari komposisi yang dipakai dalam sampo tersebut.
"Tidak benar bahwa sampo sensasi dingin yang biasanya mengandung mint itu menyebabkan rambut kering. Sensasi dingin itu sendiri pun bukan berarti rambutnya terasa lebih kering," ujar dr. Nataliani kepada iNews.id, saat peluncuran produk sampo terbaru MNW Skin Care belum lama ini.
Bisa menyebabkan kering, lanjut dr Nataliani, jika bahan aktif yang dimasukkan ke dalam komposisi sampo sensasi dingin kurang cocok pada jenis kulit kepala ataupun rambut penggunanya.
"Atau menyebabkan rambut atau kulit kepala kering jika bahan aktif yang dipakai terlalu kuat chemical-nya," ungkap dr Nataliani yang juga pendiri NMW Skin Care.
Dia menerangkan, tidak semua sampo sensasi dingin itu sebabkan rambut atau kulit kepala kering. Ini bisa terjadi jika di dalam shampoo tersebut ditambahkan kandungan moisturizer atau pelembap yang diracik tentunya oleh para ahli.
"Kalau sampo-nya itu ada pelembapnya yang tentu saja diracik sedemikian rupa oleh ahlinya, itu tidak akan membuat rambut kering. Ini juga sekaligus menegaskan bahwa tidak semua kok shampoo sensasi dingin itu bikin rambut kering," katanya lagi.
Rambut kering sendiri adalah masalah kesehatan yang perlu diperbaiki, terlebih jika sudah terjadi kerontokan berarti. Kerontokan yang tidak wajar itu adalah saat rambut rontok setidaknya 100 helai per hari.
"Kalau sudah rontok parah, tentu perlu tindakan dari dokter untuk memperbaiki masalah tersebut. Konsultasi dengan dokter adalah saran terbaik jika kerontokan parah sudah terjadi," ujar dr Shakti Indraprasta, SpKK.
Dia juga menambahkan, saat kulit kepala kering, bukan hanya kerontokan yang akan terjadi tapi juga kulit kepala akan ketombe. Ini pun masalah yang perlu diperbaiki dan harus ditangani secara profesional.
"Ketombe juga masalah kesehatan. Kalau kondisinya sudah sangat parah, periksakan ke dokter supaya pengobatan terbaik dapat dilakukan sehingga hasilnya akan lebih baik," tuturnya.
Editor: Dyah Ayu Pamela