Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Fakta Mengapa Banyak Orang Gagal Berhenti Merokok, Nomor 3 karena Zat Ini
Advertisement . Scroll to see content

Nikotin Bikin Ketergantungan, Benarkah Jadi Penyebab Utama Kanker? Begini Kata Ahli

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55:00 WIB
Nikotin Bikin Ketergantungan, Benarkah Jadi Penyebab Utama Kanker? Begini Kata Ahli
Bikin ketergantungan, Nikotin kerap dianggap sebagai penyebab utama kanker akibat kebiasaan merokok. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Saat rokok dibakar, suhu pada ujung rokok dapat mencapai sekitar 900 derajat Celsius. Kondisi tersebut memicu berbagai reaksi kimia yang menghasilkan lebih dari 7.000 senyawa, termasuk sekitar 70 zat yang diketahui bersifat karsinogenik.

Beberapa senyawa berbahaya yang terbentuk dalam proses pembakaran di antaranya tobacco-specific nitrosamines (TSNAs), benzena, 1,3-butadiena, benzo[a]pyrene, formaldehida, tar, karbon monoksida, serta berbagai zat toksik lainnya. Senyawa-senyawa tersebut dapat menyebabkan kerusakan DNA dan telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit akibat merokok.

Khotib mengatakan masyarakat perlu memahami perbedaan antara nikotin sebagai zat yang menyebabkan ketergantungan dengan senyawa toksik dan karsinogen yang terbentuk dari pembakaran tembakau.

"Pemahaman yang tepat membantu masyarakat membedakan antara adiksi yang dipicu oleh nikotin, sedangkan kerusakan jaringan serta kanker dipicu oleh paparan senyawa toksik dan karsinogen hasil pembakaran tembakau," kata Khotib.

Meski bukan diklasifikasikan sebagai zat karsinogenik, Khotib menekankan nikotin bukan zat yang bebas risiko. Nikotin dapat menyebabkan ketergantungan, meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, serta berpotensi memengaruhi perkembangan otak pada remaja dan janin. Sebab itu, produk yang mengandung nikotin tidak diperuntukkan bagi anak-anak, remaja, maupun kelompok rentan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut