Orang Tua Wajib Tahu, Ini Tanda Mata Juling Tersembunyi pada Anak
JAKARTA, iNews.id — Mata anak yang terlihat lurus belum tentu sepenuhnya terbebas dari masalah strabismus atau mata juling. Ada kondisi yang disebut strabismus laten atau ketika ketidaksejajaran mata tidak selalu terlihat dan baru tampak pada kondisi tertentu, misalnya saat anak kelelahan.
Kondisi ini membuat orang tua terkadang tidak menyadari adanya gangguan pada koordinasi kedua mata. Posisi mata bahkan bisa terlihat normal ketika anak sedang fokus, tetapi tampak bergeser saat lelah atau ketika diperhatikan melalui foto maupun rekaman video.
Dokter Spesialis Mata Konsultan Pediatric Ophthalmology & Strabismus JEC Eye Hospitals and Clinics, dr Lely Retno Wulandari, SpM(K), mengatakan strabismus tersembunyi memang tidak selalu mudah dikenali.
"Pada bayi berusia sekitar tiga hingga empat bulan, mata terkadang tampak belum sepenuhnya terkoordinasi karena sistem penglihatan masih berkembang. Namun, apabila ketidaksejajaran menetap setelah usia empat bulan, mata juling umumnya tidak membaik dengan sendirinya dan dapat memengaruhi penglihatan tiga dimensi, persepsi jarak, serta meningkatkan risiko ambliopia," jelas Lely saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
Karena itu, orang tua disarankan tidak hanya mengamati posisi mata anak ketika sedang dalam kondisi normal. Perubahan yang muncul ketika anak lelah atau sedang melakukan aktivitas tertentu juga perlu diperhatikan.