Pandemi Virus Corona Diprediksi Turun Awal Juni, Ini Syaratnya

Siska Permata Sari ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 11:46 WIB
Pandemi Virus Corona Diprediksi Turun Awal Juni, Ini Syaratnya

Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum reda. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi virus corona baru (Covid-19) masih belum usai. Di Indonesia, angka orang yang positif terinfeksi virus tersebut kini mencapai 14.749 dengan penambahan pasien positif sebanyak 484.

Di antara belasan ribu tersebut, sebanyak 1.007 orang meninggal dunia dan 3.063 pasien berhasil sembuh. Hal tersebut diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Dengan adanya kasus baru setiap hari, membuat banyak orang bertanya-tanya, kapan pandemi virus korona ini berakhir dan akhirnya bisa kembali ke aktivitas normal?

“Kalau dilihat dari berbagai permodelan itu ada yang dari University of Singapore, ada yang dari WHO, dan lain sebagainya, itu boleh jadi diprediksikan. Kalau kita bisa mempertahankan PSBB ini dengan baik, itu Juni atau awal Juni sudah mulai menurun,” tutur Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra, MKom, saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Dia mengatakan, prediksi tersebut akan terwujud berdasarkan perilaku masyarakat itu sendiri. Jika masyarakat tertib melakukan Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB), maka penurunan angka pasien terkonfirmasi positif atau penularan akan semakin turun.

Jika sudah menurun, sambung dia, barulah keran aktivitas-aktivitas ekonomi bisa mulai dibuka kembali sehingga kondisi ekonomi bisa bergeliat lagi.

“Oleh sebab itu, ini harus juga disadarkan kepada seluruh masyarakat, bagaimana supaya protokol kesehatan ini akan terus kita laksanakan bersama-sama sampai betul-betul dinyatakan bahwa Indonesia bebas dari Covid-19 ataupun ditemukan vaksinnya,” tutur dia.

Selain PSBB, hal-hal terkait pencegahan harus terus dilakukan demi menekan penyebaran virus korona di Indonesia.

“Kita lihat lagi suatu cara mencegah. Bagaimana kita semua sadar, kemudian setiap beraktivitas kita sering-sering cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak, kita mesti lihat juga apakah saat ini kita semua sedang melaksanakan itu?” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany