Penelitian Ungkap Berkumur dengan Antiseptik Bisa Bunuh Covid-19 Dalam 30 Detik
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Iwan Dewanto mengatakan, virus load terbanyak ada di nasofaring dan orofaring yang menjadi reservoir utama penyebaran droplet atau aerosol. Adapun saliva mengandung konsentrasi tinggi Covid-19 sebanyak 1,2 x 108 kopi/mL.
Oleh karena itu, drg Iwan menyarankan, salah satu rekomendasi yang juga sesuai dengan jurnal kesehatan adalah bagi tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pasien terduga/terkonfirmasi positif Covid-19; menangani prosedur berisiko tinggi pada pasien tidak bergejala; berada di daerah berisiko tinggi Covid-19; mengalami keterbatasan APD; serta sebelum dan setelah kontak dengan pasien, disarankan berkumur dan bergargel dengan PVP-I 0,5% - 1% dalam rongga mulut hingga tenggorok selama 30 detik, setiap 2-3 jam sekali hingga 4 kali sehari.
Country Manager Mundipharma Indonesia Mada Shinta Dewi mengatakan Mundipharma selalu hadir dan berperan dalam upaya pencegahan dan perlindungan infeksi dan wabah.
“Semoga dengan diumumkannya hasil penelitian PVP-I, masyarakat Indonesia dapat mulai melakukan kebiasaan baru dalam upaya mencegah dan memutus rantai infeksi Covid-19 seperti dengan ber-gargle atau berkumur sampai dengan tenggorokan dengan PVP-I, dan juga menjaga kebersihan saluran napas dengan Nasal Spray Iota-Carageenan," kata dia.
Editor: Vien Dimyati