Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Fakta Mengapa Banyak Orang Gagal Berhenti Merokok, Nomor 3 karena Zat Ini
Advertisement . Scroll to see content

Penelitian Ungkap Produk Alternatif Ini Bisa Kurangi Risiko Penyakit akibat Rokok

Rabu, 21 April 2021 - 21:21:00 WIB
Penelitian Ungkap Produk Alternatif Ini Bisa Kurangi Risiko Penyakit akibat Rokok
Cara hentikan kebiasaan merokok (Foto: Penn medicine)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu pilihan lainnya, yang tengah berkembang saat ini, adalah produk tembakau alternatif. Beberapa produknya antara lain, rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, hingga snus. Sejumlah negara seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru telah mendorong penggunaan produk tembakau alternatif, yang terbukti berdasarkan sejumlah riset independen di berbagai negara, memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok, untuk menurunkan jumlah perokoknya. 

Dalam hasil penelitiannya, Kholil mengatakan, sebagian besar responden, yang merupakan perokok dewasa, tidak tahu adanya produk tembakau alternatif yang memiliki risiko kesehatan lebih rendah daripada rokok. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, praktisi kesehatan, lembaga pendidikan dan peneliti, serta pelaku usaha untuk menciptakan komunikasi yang aktif dalam menurunkan prevalensi merokok. 

Selain menyiapkan strategi alternatif, menurut Kholil, pemerintah juga perlu aktif memberikan edukasi mengenai bahaya rokok terhadap kesehatan. Sebab, masih ada yang beranggapan nikotin merupakan penyebab utama dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh rokok. 

“Yang paling berbahaya dari rokok adalah TAR. Kalau ada produk tembakau yang tidak menghasilkan TAR, itu yang paling hebat. Dari hasil studi tersebut, untuk menurunkan bahaya merokok perlu ada produk lain yang bisa lebih rendah bahayanya,” tutur Kholil.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut