Pernah Caesar Apa Bisa Melahirkan Normal? Dokter Ungkap Risiko Harus Dihadapi
Jika kondisi rahim tidak mendukung, tekanan kontraksi berisiko menyebabkan robekan pada dinding rahim atau ruptur uteri. Kondisi ini merupakan salah satu komplikasi serius yang harus diantisipasi dalam proses VBAC.
Meski demikian, dr Aditya menyebut ibu yang pernah menjalani operasi caesar tetap memiliki peluang untuk melahirkan normal. Keputusan tersebut bergantung pada berbagai faktor, terutama jenis sayatan rahim pada operasi sebelumnya.
"Jika dulu sayatannya bertipe low transverse, yaitu sayatan melintang di bagian bawah rahim, biasanya risikonya paling rendah. Pada banyak kasus, kondisi ini masih bisa dipertimbangkan untuk melahirkan secara normal," jelas dia.
Sebaliknya, risiko lebih tinggi dapat terjadi pada ibu dengan riwayat sayatan vertikal di bagian atas rahim atau classical incision. Area tersebut memiliki kontraksi yang lebih kuat saat persalinan sehingga meningkatkan risiko robekan rahim.
Apabila ruptur uteri terjadi, kondisi tersebut dapat menjadi keadaan darurat medis yang membahayakan ibu dan bayi. Ibu dapat mengalami perdarahan hebat hingga syok dan membutuhkan tindakan operasi segera.