Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selamat! Anak Pertama Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Lahir Sehat
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Caesar Apa Bisa Melahirkan Normal? Dokter Ungkap Risiko Harus Dihadapi

Senin, 03 Agustus 2026 - 23:30:00 WIB
Pernah Caesar Apa Bisa Melahirkan Normal? Dokter Ungkap Risiko Harus Dihadapi
Bagi yang pernah operasi caesar, rencana persalinan normal harus melalui pertimbangan medis ketat. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Jika kondisi rahim tidak mendukung, tekanan kontraksi berisiko menyebabkan robekan pada dinding rahim atau ruptur uteri. Kondisi ini merupakan salah satu komplikasi serius yang harus diantisipasi dalam proses VBAC.

Meski demikian, dr Aditya menyebut ibu yang pernah menjalani operasi caesar tetap memiliki peluang untuk melahirkan normal. Keputusan tersebut bergantung pada berbagai faktor, terutama jenis sayatan rahim pada operasi sebelumnya.

"Jika dulu sayatannya bertipe low transverse, yaitu sayatan melintang di bagian bawah rahim, biasanya risikonya paling rendah. Pada banyak kasus, kondisi ini masih bisa dipertimbangkan untuk melahirkan secara normal," jelas dia.

Sebaliknya, risiko lebih tinggi dapat terjadi pada ibu dengan riwayat sayatan vertikal di bagian atas rahim atau classical incision. Area tersebut memiliki kontraksi yang lebih kuat saat persalinan sehingga meningkatkan risiko robekan rahim.

Apabila ruptur uteri terjadi, kondisi tersebut dapat menjadi keadaan darurat medis yang membahayakan ibu dan bayi. Ibu dapat mengalami perdarahan hebat hingga syok dan membutuhkan tindakan operasi segera.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut