Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Obesitas di Indonesia Meroket, Darurat Kesehatan!
Advertisement . Scroll to see content

Polusi Udara yang Buruk Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran

Jumat, 18 Januari 2019 - 19:32:00 WIB
Polusi Udara yang Buruk Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran
Bahaya polusi bagi kesehatan ibu hamil. (Foto: Sciencenews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polusi udara yang buruk tak hanya memengaruhi kesehatan pernapasan, tetapi jauh lebih buruk daripada itu. Menurut sebuah penelitian ilmiah, polusi udara sama buruknya dengan dampak merokok bagi wanita hamil.

Melalui penelitian tersebut, polusi udara disebut dapat membahayakan janin dengan meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat lahir rendah. Bahkan, kadar nitrogen dioksida (NO2) dapat meningkatkan risiko kehilangan kehamilan sebesar 16 persen.

"Jika Anda membandingkan peningkatan risiko itu dengan penelitian lain tentang dampak lingkungan pada janin, itu sama dengan asap tembakau pada kehamilan trimester pertama," kata Dr Matthew Fuller, di departemen kedokteran darurat Universitas Utah dan salah satu tim peneliti, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (18/1/2019).

Salah satu partikel polusi udara yang berbahaya adalah NO2, ini berasal dari pembakaran bahan bakar, khususnya kendaraan diesel.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility ini dilakukan di Salt Lake City di Amerika Serikat, dan daerah perkotaan. Tetapi Fuller mengatakan, hasilnya dapat diterapkan di tempat lain yang memiliki kualitas udara yang buruk.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut