Pria Lansia Minum Obat Ereksi, Apakah Berbahaya bagi Jantung? Begini Kata Dokter
dr Jefry juga membagikan pengalamannya saat menangani pasien lansia dengan gangguan ereksi. Dalam praktiknya, terapi yang diberikan setelah melalui pemeriksaan dan penyesuaian dosis dapat memberikan hasil yang baik dengan efek samping yang relatif minimal.
“Saya sendiri pengalaman beberapa kali ya memberikan obat ereksi ke pria lansia, ditemukan hasilnya cukup baik, fungsi ereksinya sangat bagus dengan efek samping yang sangat minim sekali,” ucap dr. Jefry.
Sebelum memberikan obat, dokter akan melakukan evaluasi terhadap kondisi pasien. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui riwayat penyakit, kondisi kesehatan secara keseluruhan, serta faktor lain yang perlu diperbaiki sebelum terapi diberikan.
“Karena ketika saya memberikan obat ereksi biasanya saya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu, saya lihat kira-kira kondisi lansia ini seperti apa, apakah ada kondisi yang perlu diperbaiki terlebih dahulu, lalu penyesuaian dari dosis obatnya,” kata dia.
Penyesuaian dosis menjadi salah satu bagian penting dalam terapi. Menurut dr. Jefry, dosis yang disesuaikan dengan kondisi pasien dapat membantu obat bekerja secara optimal sekaligus mengurangi risiko efek samping.