Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!
Advertisement . Scroll to see content

Seberapa Bahaya Dampak Virus Nipah bagi Manusia? Begini Cara Penularannya

Senin, 26 Januari 2026 - 11:01:00 WIB
Seberapa Bahaya Dampak Virus Nipah bagi Manusia? Begini Cara Penularannya
Ancaman kesehatan serius virus Nipah dengan tingkat kematian tinggi serta jalur penularan dari hewan ke manusia hingga antarmanusia. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idVirus Nipah (Nipah Virus/NiV) menjadi salah satu penyakit zoonotik yang perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan berat, mulai dari demam tinggi hingga peradangan otak atau ensefalitis yang dapat berujung kematian.

Virus Nipah merupakan penyakit menular dari hewan ke manusia dengan kelelawar buah sebagai reservoir alaminya. Meski kasusnya relatif jarang, tingkat kematian akibat infeksi virus ini tergolong tinggi sehingga deteksi dini menjadi faktor krusial.

Gejala awal virus Nipah kerap menyerupai infeksi umum. Penderita biasanya mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan berlebih sehingga sering luput dikenali pada tahap awal.

Seiring perkembangan penyakit, kondisi penderita dapat memburuk. Infeksi virus Nipah berisiko menimbulkan gangguan pernapasan akut, mual, muntah, hingga penurunan kesadaran.

Pada fase paling berat, virus Nipah dapat memicu ensefalitis atau peradangan otak. Kondisi ini menyebabkan kejang, kebingungan, disorientasi, hingga koma dalam waktu singkat jika tidak ditangani secara medis.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi berat. Penularan virus ini dapat terjadi melalui berbagai jalur.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut