Serang Anak dan Balita, Begini Cara Virus Influenza A Menguasai Sel Tubuh
“Begitu dikeluarkan dia banyak, dia ke jaringan-jaringan untuk pernapasan menyebabkan adanya peradangan. Nah, peradangan ini yang memperlihatkan tanda dan gejala sakit, peradangan ini bisa pulih berminggu-minggu. Bayangkan bilamana si virus itu dari saluran napas bisa masuk ke pembuluh darah. Nah, disinilah dengan berbagai sistem imunnya, tidak heran bilamana yang namanya tanda dan gejala itu sistemik,” katanya.
Menurut Prof. Anggraini, proses tersebut yang membuat influenza berbeda dari selesma. Jika selesma umumnya menimbulkan gejala ringan pada saluran pernapasan, influenza dapat memunculkan gejala yang terasa di berbagai bagian tubuh.
Perjalanan influenza diawali dengan masa inkubasi. Setelah itu, penderita dapat mengalami demam yang kemudian disertai nyeri tubuh akibat respons sistem imun.
“Jadi tanda dan gejalanya itu mulai dengan adanya, mulai dari inkubasi, masuk si virusnya, mulailah ada demam. Kemudian diikuti dengan nyeri-nyeri tubuh, ini karena dia sudah sistemik ke badan kita. Kemudian ini bisa ada nyeri tenggorokan juga,” kata Prof. Anggraini.
Gejala lain yang khas adalah batuk kering disertai rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Penderita juga dapat mengalami kelelahan dan cepat merasa lemas.