Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI Darurat Kesehatan Jiwa, Ini Penjelasan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Sering Melamun? Ternyata Ini 4 Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

Senin, 10 Oktober 2022 - 23:16:00 WIB
Sering Melamun? Ternyata Ini 4 Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Ilustrasi melamun
Advertisement . Scroll to see content

Memperluas kreativitas

Melamun ternyata memiliki hubungan dengan tingkat kreativitas seseorang. Sebab, dengan melamun Anda akan terus menelusuri masalah yang kompleks. 

Biasanya dari lamunan justru bisa memunculkan ide-ide baru, tepatnya ketika Anda tidak terlalu fokus kepada masalah.

Membantu memecahkan masalah

Melamun juga dinilai dapat membantu seseorang memecahkan masalah dengan membiarkan pikiran mengembara yang dapat merevitalisasi diri. Setelah melamun, Anda dapat kembali ke akar permasalahan dengan pikiran lebih segar. 

Selain memiliki perspektif yang segar, melamun tampaknya bekerja lebih baik ketimbang mencoba memaksakan solusi. Pengembaraan pikiran itu penting dan baik untuk kesehatan mental karena merupakan proses kognitif yang juga akan membantumu melahirkan ide-ide baru.

Meskipun seperti tidak melakukan apa-apa, dengan membiarkan pikiran melamun, Anda ternyata dapat memecahkan masalah. 

Memberi relaksasi pikiran

Lewat melamun, Anda bisa sejenak mengabaikan huru-hara di dunia luar dan membiarkan pikiran mengalir dengan bebas. Hal ini dapat mendorong relaksasi mental dan eksplorasi. Ketika pikiran mengalir seperti ini, Anda akan berada dalam kondisi yang disebut gelombang alfa. 

Ketika berada di zona alfa, Anda akan merasa tenang dan tidak memikirkan apapun. Istirahat dengan melamun tidak hanya menyenangkan tetapi juga diperlukan. 

Meski begitu, di balik manfaatnya untuk kesehatan mental, melamun tetap saja bisa memberikan risiko lain. Misalnya, ketika overthinking atau lamunan menjadi realitas seperti kondisi maladaptive daydreaming. 

Overthinking terjadi ketika kita justru memikirkan hal-hal yang belum terjadi dan memicu stres. Sedangkan maladaptive daydreaming terjadi ketika seseorang terlalu larut dalam lamunannya sehingga kehidupan dan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Editor: Siska Permata Sari

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut