Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Salah Paham, Obat Kolesterol Bukan untuk Hilangkan Plak di Pembuluh Darah
Advertisement . Scroll to see content

Sering Menatap Layar Ponsel Sebelum Tidur? Waspada, Ini Bahaya yang Intai Anda

Senin, 17 Februari 2020 - 06:01:00 WIB
Sering Menatap Layar Ponsel Sebelum Tidur? Waspada, Ini Bahaya yang Intai Anda
Biasakan tidak menatap layar ponsel sebelum tidur. (Foto: Smartsleepingtips)
Advertisement . Scroll to see content

2. Layar dapat memengaruhi kualitas tidur

Menurut penelitian 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Child and Adolescent Psychiatric Clinics of North America, beberapa peneliti telah menemukan hubungan antara waktu layar dan penurunan kualitas tidur.

Secara khusus, National Sleep Foundation mencatat bahwa menggunakan ponsel sebelum tidur dapat menunda timbulnya tidur dengan gerak mata cepat (REM) dan mengurangi jumlah total tidur REM. Jika dibiarkan dapat menyebabkan kekurangan tidur yang parah.

3. Beberapa layar gadget memiliki dampak yang lebih buruk

Layar ponsel dinilai lebih berbahaya ketimbang cahaya yang dihasilkan oleh radiasi televisi. Pada umumnya, cahaya biru yang dihasilkan televisi berada di tempat yang lebih jauh dari mata.

Menggunakan tablet bisa sama buruknya dengan telepon, tetapi versi Kindle yang lebih baru telah dikembangkan untuk memancarkan cahaya biru yang lebih sedikit. Kindle Oasis, misalnya, hadir dengan fitur cahaya hangat yang dapat disesuaikan.

4. Mengubah kebiasaan tidur dapat membuat perbedaan yang lebih baik

Seseorang mungkin tidak mendapat kualitas tidur yang baik dan menumpuk hutang tidur. Tetapi begitu mengubah kebiasaan, Anda dapat membalikkan keadaan menjadi lebih baik. Menggunakan buku mewarnai dewasa atau teka-teki atau mendengarkan podcast atau meditasi terpandu bisa menjadi solusinya.

Sangat ideal untuk mematikan ponsel sekira satu jam atau lebih sebelum tidur. Tetapi menyalakan gadget tidak akan menjadi masalah besar apabila Anda hanya sekadar ingin mendengarkan musik. Demikian dikutip dari Okezone, Senin (17/2/2020).

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut