Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada Bahaya Main Gadget Terlalu Lama untuk Anak Balita, Bisa Sebabkan Speech Delay
Advertisement . Scroll to see content

Stop Kasih Gadget ke Anak di Bawah 2 Tahun! Dokter Ungkap Dampak Seriusnya

Minggu, 26 April 2026 - 09:50:00 WIB
Stop Kasih Gadget ke Anak di Bawah 2 Tahun! Dokter Ungkap Dampak Seriusnya
Dokter melarang orang tua berikan HP ke anak di bawah 2 tahun. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Ia menambahkan, meski gadget 'terlihat' interaktif, kenyataannya komunikasi yang terjadi hanya bersifat satu arah.

"Miss Rachel ngomong A, kita mau ngomong Z, nggak nyambung kan. Harus ada take and talk supaya anak merasa apa yang dia omongkan itu bermakna," katanya.

Risiko Speech Delay Meningkat

Dampak paling nyata dari paparan gadget sejak dini adalah meningkatnya kasus keterlambatan bicara atau speech delay. Bahkan, dr Deka mengungkapkan tren ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Dari 8 tahun terakhir saya jadi dokter, angka gangguan bicara ekspresi atau speech delay itu meningkat drastis," ungkapnya.

Lebih mengkhawatirkan, anak yang terlalu sering berinteraksi dengan layar bisa menunjukkan gejala mirip autisme.

"Kontak matanya kurang, interaksinya minim, karena dia terbiasa berinteraksi dengan layar, bukan dengan orang," jelasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut