Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria
JAKARTA, iNews.id - Kabut asap dan polusi udara tak hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan reproduksi pria. Paparan kabut asap secara terus-menerus disebut dapat memengaruhi kualitas sperma, kadar hormon testosteron, hingga kesehatan penis.
Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr Jefry Tribowo, mengungkapkan hal tersebut melalui unggahan video di akun Instagram miliknya. Dia mengingatkan pria agar tidak menganggap sepele paparan kabut asap dalam jangka panjang.
"Kabut asap ini sangat jelek banget buat kesehatan reproduksi pria. Karena kalau kita semakin lama terpapar kabut, yang terjadi adalah sperma kita menjadi jelek, testosteron menjadi turun, bahkan kesehatan penis pun menjadi terganggu,” kata dr Jefry, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Menurut dr Jefry, paparan polusi yang berlangsung terus-menerus perlu diantisipasi dengan sejumlah langkah. Salah satunya dengan memastikan kualitas udara di dalam ruangan tetap terjaga.
Gunakan Air Purifier di Kamar
Langkah pertama yang disarankan adalah menyediakan air purifier di kamar tidur. Sebab, berada di dalam rumah tidak selalu membuat seseorang terbebas dari paparan polusi udara.
Partikel halus dari kabut asap dapat masuk ke dalam ruangan, termasuk kamar tidur. Penggunaan air purifier dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mengurangi polutan di udara dalam ruangan.
"Makanya saran saya sebagai seorang dokter, coba deh kita melakukan tiga tips berikut ini ya. Yang pertama, itu adalah sedia air purifier di kamar. Karena sekarang kabut asap itu bahkan udah keciuman di dalam kamar saat kita mau tidur. Kalau kita punya air purifier, itu mampulah untuk mengurangi dari polusi tersebut,” kata dia.
Perhatikan Asupan Nutrisi
Selain menjaga kualitas udara, pria juga disarankan memperhatikan kebutuhan nutrisi tubuh. Dr Jefry menyebut suplemen dapat dikonsumsi apabila seseorang mengalami kekurangan nutrisi tertentu.
"Yang kedua, itu adalah konsumsi suplemen untuk menjaga imunitas. Ada beberapa suplemen ya yang direkomendasikan, terlebih kalau memang kita kekurangan nutrisi tertentu,” kata dr Jefry.
Dia menyebut vitamin D, omega-3, dan magnesium sebagai sejumlah nutrisi yang perlu diperhatikan. Namun, konsumsi suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan anjuran dokter.
"Seperti vitamin D itu sangat penting banget, omega-3, lalu juga magnesium. Sebaiknya kita konsumsi sesuai dengan anjuran dari dokter,” kata dia.
Tetap Olahraga, Pilih Aktivitas Indoor
Langkah ketiga adalah tetap berolahraga. Ketika kualitas udara di luar ruangan sedang buruk, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan di dalam ruangan agar tubuh tetap aktif tanpa meningkatkan paparan polusi.
dr Jefry menyarankan pria tetap melakukan olahraga kekuatan dan aerobik untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Terakhir yang ketiga, paling penting, itu adalah jangan lupa melakukan olahraga, tetapi sebaiknya indoor di dalam ruangan. Saran saya, kita tetap harus melakukan olahraga kekuatan dan aerobik untuk menjaga kesehatan,” ujar dr Jefry.
Dengan menjaga kualitas udara di dalam ruangan, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan tetap berolahraga secara aman, pria dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperhatikan kesehatan reproduksi di tengah kondisi udara yang buruk.
Editor: Dani M Dahwilani