Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksin HPV Bakal Gratis untuk Perempuan Dewasa pada 2027? Ini Kata Kemenkes!
Advertisement . Scroll to see content

Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Naik 26 Persen, Kemenkes Soroti Pelacakan Kontak Erat

Jumat, 06 November 2026 - 14:59:00 WIB
Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Naik 26 Persen, Kemenkes Soroti Pelacakan Kontak Erat
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di DKI Jakarta meningkat hingga lebih dari 26 persen. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di DKI Jakarta meningkat hingga lebih dari 26 persen. Angka ini naik signifikan dibandingkan dua hingga tiga tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5 persen.

Peningkatan tersebut diketahui dari hasil monitoring dan evaluasi program pemberantasan TBC yang dilakukan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus di Kecamatan Taman Sari, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, delapan Puskesmas, serta sejumlah rumah sakit, termasuk RS Pelni, RS Sumber Waras, dan RS Cengkareng.

Benjamin mengapresiasi peningkatan cakupan TPT di Jakarta yang dinilai menjadi kemajuan penting dalam memperkuat upaya pencegahan TBC. Namun, dia mengingatkan pengendalian penyakit tersebut tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan pasien yang sudah terinfeksi.

“Selama ini kita cukup baik dalam mengobati pasien TBC. Tantangan kita adalah pencegahan. Jika ditemukan kontak erat yang berisiko tertular, mereka harus segera dilacak dan diberikan obat pencegahan, sementara pasien yang sudah sakit langsung diobati. Dengan begitu, kasus baru bisa dicegah sebelum berkembang menjadi penyakit,” ujar Benjamin dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, pelacakan kontak erat TBC di Jakarta masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya aktivitas masyarakat yang banyak dilakukan di luar rumah sehingga membutuhkan strategi penjangkauan yang lebih efektif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut