Menkes Siapkan 1 Juta Paket Obat untuk Daerah Terdampak Asap Karhutla
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyiapkan total 1 juta paket obat untuk menangani dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini dilakukan menyusul tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah daerah terdampak yang angka kumulatifnya sempat mencapai 320.000 kasus.
Budi mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendistribusikan sekitar 500.000 paket obat ke fasilitas kesehatan di daerah terdampak. Pemerintah akan menambah 500.000 paket obat untuk memastikan kebutuhan pengobatan masyarakat terpenuhi.
"Obatnya itu sebenarnya di puskesmas bisa karena ini rawat jalan, ya. Nah, kita pastikan juga obatnya sudah dikirim sekitar 500.000-an paket. Kita akan kirim lagi 500.000," ujar Budi, Senin (26/10/2026).
Menurut Budi, pasien ISPA tidak serta-merta harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Sebagian besar pasien dengan gejala yang dapat ditangani secara rawat jalan bisa mendapatkan pengobatan melalui puskesmas.
"Teman-teman juga mesti tahu, ya, bahwa ISPA itu bukan penyakit yang masuk rumah sakit. Itu penyakit infeksi saluran pernapasan, bisa dikasih obat, kemudian pulang. Jadi, rawat jalan, ya," katanya.